Rabu, Januari 21, 2026
26.5 C
Jakarta

Dua Saham Emiten Ini Masuk Radar Pengawasan BEI, Ternyata Ini Pemicunya!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan, pihaknya tengah mengawasi pola transaksi saham PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI),  dan saham PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) karena terindikasi bergerak tak wajar.

Menurut Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, dalam pengumuman, Kamis (13/2/2024),  pola gerak saham PPRI dan CYBR diawasi BEI karena terjadi pergerakan harga yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA). Harga kedua saham tersebut mengalami kenaikan yang signifikan.

“Otoritas Bursa memandang perlu untuk mengawasi perkembangan harga saham PPRI dan CYBR sebagai bentuk perlindungan bagi investor,” kata Yulianto.

Yulianto mengingatkan,  pengumuman UMA ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran atas peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

Namun, dia meminta investor berhati-hati dengan memperhatikan jawaban manajemen  PPRI dan CYBR atas permintaan konfirmasi BEI terkait perkembangan harga kedua saham ini. Yulianto pun  berharap agar investor mencermati dua saham perusahaan tercatat di atas dan keterbukaan informasi.

Yulianto juga meminta investor mengkaji kembali rencana corporate action kedua Perusahaan Tercatat jika belum mendapatkan persetujuan RUPS. Investor perlu mempertimbangkan dengan matang berbagai kemungkinan yang dapat timbul sebelum memutuskan untuk berinvestasi di saham PPRI dan CYBR. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Private Placement Rampung, FOLK Kantongi Dana Segar Rp57 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK)...

Sertifikat Saham Petrosea (PTRO) Milik Eddy Handoko Hilang, Datindo Beri Waktu Enam Bulan untuk Keberatan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan laporan...

BEI Update Status Pemantauan Khusus Saham UNSP dan INPS, Ini yang Perlu Diketahui Investor

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memperbarui...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru