Efek Kerja Sama Apple-Intel, Indeks Nasdaq Melompat Hampir 2%

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street ditutup menguat pada akhir perdagangan Kamis sore (18/6/2026) waktu setempat atau Jumat pagi (19/6/2026) WIB. Tiga indeks utama...

Efek Kerja Sama Apple-Intel, Indeks Nasdaq Melompat Hampir 2%
Bacakan Artikel

"Saya yakin ada lebih banyak optimisme seputar perusahaan yang bekerja sama karena infrastruktur [kecerdasan buatan] dan dampak AI dalam banyak sekali industri yang saling bersaing," ujar Conzo. Ia menilai kemitraan Apple-Intel menjadi gambaran kecil untuk masa depan.

Sebelumnya, Wall Street sempat mengalami aksi jual pada sesi Rabu. Investor khawatir terhadap kebijakan moneter masa depan. Hal ini menyusul pertemuan pertama Federal Reserve (Fed) bersama Kevin Warsh sebagai ketua.

Data "dot plot" menunjukkan sembilan dari 18 pejabat Fed melihat kemungkinan kenaikan suku bunga pada 2026. Warsh berulang kali menekankan tujuan mencapai "stabilitas harga" dalam konferensi persnya. Nada bicara tersebut dinilai pasar sangat keras atau hawkish.

Meskipun ada ketidakpastian, Conzo melihat ada kekuatan positif yang menggerakkan pasar. Ia merujuk pada laporan laba perusahaan yang kuat. Selain itu, data lapangan kerja Mei lebih baik dari perkiraan dan angka penjualan ritel juga meningkat.

"Ada ketidakpastian, tapi saya rasa di balik ketidakpastian itu ada beberapa kekuatan positif yang bergerak maju," tambah Conzo.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: