back to top

Ekspansi Pabrik Kertas, Indah Kiat Emisi Obligasi US$150 Juta

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Obligasi Berkelanjutan I PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) Tahap I/2023 senilai US$150 juta ditawarkan kepada investor pada 3-6 Oktober 2023. Penjatahan dan distribusi obligasi secara elektronik pada 9 dan 11 Oktober 2023. Pencatatan obligasi INKP di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 12 Oktober 2023.

Direksi INKP dalam prospektus tambahan rencana penawaran umum obligasi yang diumumkan, Senin (18/9), menjelaskan, Obligasi INKP berdenominasi dolar AS senilai total US$300 juta itu terdiri atas dua seri. Yakni seri A dengan jangka waktu waktu tiga tahun, dan seri B memiliki tenor lima tahun. Adapaun jumlah pokok untuk masing-masing seri obligasi belum ditentukan oleh manajemen Perseroan.

Menurut Direksi INKP, dana PUB tersebut, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, seluruhnya digunakan untuk belanja modal terkait ekspansi pembangunan pabrik kertas industri berupa pembelian equipment dan pekerjaan sipil. Rinciannya, sebesar75% untuk pembiayaan sebagian dari pembelian equipment dan equipment yang dibeli Perseroan untuk keperluan pabrik yang sedang dibangun dan 25% untuk pembiayaan sebagian dari pekerjaan sipil, namun tidak terbatas pada pekerjaan persiapan lahan, pondasi tiang pancang, pembangunan jalan, akses dan drainase, pembangunan jembatan dan bangunan pabrik.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi INKP I Tahap I/2023 adalah PT Aldiracita Sekuritas Indonesia, PT BCA Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Sucor Sekuritas, serta PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) sebagai wali amanat.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Pendapatan Turun, Laba Golden Energy (GEMS) Anjlok 45,49% pada 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) membukukan...

Turun 16,77%, Bayan Resources (BYAN) Cetak Laba US$767,91 Juta pada 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mncatat laba...

Jasa Marga (JSMR) Bukukan Laba Bersih Rp3,65 Triliun pada 2025, Turun 19,26%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Kinerja keuangan emiten operator jalan tol yakni,...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru