Sabtu, Januari 10, 2026
27.2 C
Jakarta

Ekspansi Usaha, Globe Terang (GLOB) Siap Kembangkan Bisnis Ekonomi Hijau

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Globe Kita Terang Tbk (GLOB)  bersama anak usahanya PT Herbal Globe Natural (HGN) siap  mengembangkan bisnis ekonomi hijau di bidang waste management (TOSS) dan perdagangan pupuk organik.

Seperti diketahui, TOSS (Teknologi Olah Sampah Sirkular) merupakan salah satu inisiatif bisnis ekonomi hijau yang menjadi fokus Perseroan dengan kegiatan utama mengolah sampah organik dari industri maupun rumah tangga menjadi bahan pupuk organic dan bahan protein untuk pakan hewan.

Direktur Utama GLOB Sugiono Wiyono Sugialam dalam keterangan, Kamis 20 November 2025 mengemukakan, bisnis TOSS menjadi salah satu peluang dan solusi hijau yang  menguntungkan . Hal ini seiring meningkatnya sampah organik dimana-mana serta sesuai dengan program kerja pemerintah untuk mengelola sampah dan mengkonversi sampah menjadi hal-hal yang bersifat ekonomis.

Saat ini,  jelas Sugiono, Perseroan telah membentuk organisasi untuk menjalankan skala percontohan, dan proyek percontohan tersebut sudah berjalan di Kranggan, Bekasi. Perseroan bekerja sama dengan pemilik lokasi untuk mengelola sampah organik menggunakan teknologi BSF dan solusi bio-tech lainnya untuk menghasilkan bahan pupuk organik dan pakan hewan.

Menurut Sugiono, Perseroan dalam waktu dekat berencana untuk membuka lokasi-lokasi berikutnya dimana beberapa lokasi calon TOSS sedang dalam proses evaluasi, bersamaan dengan itu tim terus melakukan studi atas lokasi baru.

“Kami mengembangkan bisnis ekonomi hijau ini dikembangkan dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja Perseroan dan diharapkan dapat mulai berkontribusi pada pendapatan Perseroan di tahun 2026,” tulis Sugiono dalam keterangannya.

Sekedar informasi, PT Globe Kita Terang Tbk (GLOB) adalah perusahaan yang didirikan pada tahun 2007 dengan nama PT Pro Empower Perkasa. Perusahaan ini beberapa kali berganti nama menjadi Globe Kita Terang pada tahun 2021. Perusahaan ini memperdagangkan produk perangkat telekomunikasi, termasuk ponsel dan aksesoris dari berbagai merek ternama, seperti Apple.

Perusahaan ini juga menyediakan produk pelengkap untuk telepon seluler, termasuk kartu SIM dan voucher kredit. Pada tahun 2020, perusahaan melakukan diversifikasi bisnis ke produk mesin kopi dan biji kopi. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Komposisi Pemegang Saham BRMS Akhir 2025: Investor Sugiman Halim Genggam 7,45%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)...

Ekspansi Rumah Tapak, Pengendali Diamond Citra (DADA) Akuisisi PKSI Rp174,8 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Karya Permata Inovasi Indonesia Tbk...

UBS AG London Lepas 289,6 Juta Saham BUMI, Raup Rp133,81 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – UBS AG London mengurangi porsi kepemilikan...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru