back to top

Elang Mahkota Akuisisi 51% Saham Cardig Aero Services Rp872,76 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) melalui anak usahanya, PT Roket Cipta Sentosa (RCS) berencana  mengakuisisi 1,064 miliar (51%) saham PT Cardig Aero Services Tbk (CASS) senilai Rp872,76  miliar. EMTK merupakan pengendali RCS dengan kepemilikan saham mencapai 99%.

Titi Maria Rusli, Sekretaris Perusahaan EMTK dalam laporan keterbukaan informasi yang disampaikan ke BEI, Kamis (18/4/2024) menjelaskan, PT RCS dan PT Cardig Asset Management (CAM) serta PT Dinamika Raya Swarna (DRS), sebagai pemegang saham pengendali CASS telah menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat pada 24 Maret 2024.

Berdasarkan perjanjian tersebut, PT RCS sepakat untuk membeli 492,127 juta (23,585) saham PT CASS yang dimiliki oleh CAM dan 366,587 (17,57%) saham  CASS yang dimiliki oleh PT DRS. Selain itu, berdasarkan perkembangan terbaru, PT RCS juga telah menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat dengan Cemerang Pte, Ltd untuk membeli 205,630 juta (9,85%) saham dalam CASS yang dimiliki Cemerlang Pte, Ltd. Dengan demikian, total saham CASS yang akan dibeli oleh RCS sebanyak 1,064 miliar (51%) dengan nilai transaksi Rp872,76 miliar.

“Penyelesaian dari rencana transaksi ini masih bergantung pada pemenuhan persyaratan sebagaimana diatur dalam perjanjian jual beli saham bersyarat,” tulis Titi dalam laporannya.

Adapun rencana Transaksi tersebut akan dilaksanakan dengan memperhatikan peraturan perundangan yang berlaku termasuk Peraturan OJK No. 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka.

Menurut Titi, penyelesaian rencana transaksi ini akan berdampak terhadap kondisi keuangan Perseroan. Pasalnya,  transaksi tersebut akan mengurangi saldo kas Perseroan sebesar nilai transaksi ditambah dengan arus kas keluar untuk membeli setiap saham yang dijual dalam penawaran tender wajib PT CASS.

Selain itu, demikian Titi, transaksi akuisisi tersebut akan menambah saldo investasi jangka panjang Perseroan dalam jumlah tertentu sehingga kondisi  keuangan Perseroan, dalam hal ini jumlah aset Perseroan tidak mengalami perubahan sebagai akibat dari penyelesaian rencana transaksi tersebut.

- Advertisement -

Artikel Terkait

BEI Catat 37 Emisi Obligasi Raup Rp41,41 Triliun, Ada 20 Penerbitan Baru Masuk Pipeline

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat aktivitas...

Tiga Emiten Raup Rp3,75 Triliun dari Rights Issue, Satu Perusahaan Properti Masih Antre

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada...

BEI Catat 7 Perusahaan dalam Pipeline IPO, Sektor Keuangan Paling Dominan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru