STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Pionirbeton Industri (PBI), anak perusahaan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) bermitra dengan PT Cipta Mortar Utama (CMU), membentuk perusahaan patungan pada tanggal 30 Desember 2025.
Dani Handajani, Corporate Secretary INTP dalam keterangan, Selasa 30 Desember 2025 menjelaskan, modal disetor perusahaan patungan tersebut sebesar Rp455,040 miliar. Dari investasi ini, CMU mengambil bagian sebesar 60% dari modal ditempatkan disetor perusahaan patungan, sedangkan PBI sebesar 40%.
“Perusahaan patungan yang tidak disebutkan nama tersebut akan menjalankan kegiatan usaha di bidang produksi dan pemasaran produk Mortar,” katanya.
Menurut Dani, pembentukan usaha patungan bertujuan menciptakan sinergi dalam industri mortar, baik dari sisi produk maupun distribusi dan pemasaran.
Dani pun menegaskan bahwa, pembentukan usaha patungan tersebut tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Perseroan.
Sekedar informasi, PT Pionirbeton Industri (PBI) adalah salah satu produsen readymix besar yang senantiasa mengedepankan komitmen mutu dan komitmen pelayanan terbaik bagi konsumen. Saat ini, PBI mengoperasikan 37 unit batching plant tersebar di Jawa dan Bali dengan volume penjualan 3 juta m3 pada tahun 2016. Pionirbeton sukses mendukung penyelesaian sejumlah proyek-proyek prestisius high rise building dan infrastructure di Indonesia.
Sedangkan PT Cipta Mortar Utama merupakan pelopor dan perusahaan nasional yang memproduksi mortar siap pakai menggunakan teknologi modern. Komitmen Perseroan tidak hanya terbatas pada kualitas produk, tetapi juga keberlanjutan lingkungan. Berbagai inovasi dan kebijakan telah diterapkan Perusahaan ini, termasuk menjadi bagian dari tim dewan hijau Green Building Council Indonesia.
Sebagai bagian dari komunitas global Saint Gobain Group, Perusahaan terus mengembangkan solusi-solusi inovatif, guna memenuhi visi dan misi dari Saint-Gobain itu sendiri yakni“Making The World a Better Home”. (konrad)
