STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) buka suara mengenai rencana perubahan strategi bisnis. Pengendali baru perseroan saat ini tengah melakukan evaluasi internal secara mendalam.
Direktur FITT, Sukino menyebut rencana tersebut masih berada pada tahap awal. Pihak manajemen belum menetapkan keputusan final yang bersifat mengikat hingga saat ini.
“Saat ini, Pengendali baru masih berada pada tahap kajian awal, antara lain evaluasi internal dan analisis kelayakan atas rencana perubahan strategi bisnis Perseroan. Sampai dengan disampaikannya tanggapan ini, belum terdapat keputusan final maupun rencana yang bersifat mengikat yang telah ditetapkan,” tulis Sukino dalam keterbukaan informasi, Senin (26/1/2026).
Skema model bisnis baru perusahaan masih dalam tahap perumusan. Sukino belum bisa memberikan rincian mengenai bentuk maupun mekanisme pelaksanaannya kepada publik.
Kemungkinan adanya injeksi aset pun masih dipelajari lebih lanjut. Seluruh rencana ini dipastikan akan mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Perseroan juga belum menetapkan timeline atau jadwal perubahan skema bisnis tersebut. Selama proses kajian berlangsung, FITT tetap mengoperasikan aset hotel di Majalengka seperti biasa.
Mengenai Penawaran Tender Wajib atau Mandatory Tender Offer (MTO), PT Jinlong Resources Investment (PT JRI) sudah mengambil langkah. Mereka selaku pengendali baru telah menyampaikan surat dan konsep pengumuman kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dokumen tersebut sudah diserahkan kepada OJK sejak 17 Desember 2025. Saat ini, berkas rencana MTO tersebut masih dalam tahap evaluasi oleh pihak otoritas.
Informasi detail mengenai jadwal pelaksanaan MTO baru akan diungkapkan setelah mendapat persetujuan OJK. Hal ini sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 13 ayat (3) POJK 9/2018.
“PT JRI akan menyampaikan keterbukaan informasi kepada publik paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah diperolehnya persetujuan dari OJK,” tutup Sukino.
