Gandeng Kencana Alam Sakti, SMLE Genjot Ekspor Minyak Nilam ke Eropa hingga China
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) membuat gebrakan strategis menjelang tahun 2026. Emiten distributor bahan baku ini resmi menggandeng PT Kencana Alam Sakti untuk mengga...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) membuat gebrakan strategis menjelang tahun 2026. Emiten distributor bahan baku ini resmi menggandeng PT Kencana Alam Sakti untuk menggarap pasar minyak nilam (patchouli oil) global. Langkah ini diyakini bakal mendongkrak pendapatan perseroan secara signifikan.
Direktur Utama SMLE, Siu Min, memaparkan rencana besar tersebut dalam paparan publik di Jakarta, Jumat (12/12/2025). Perseroan telah resmi ditunjuk sebagai distributor internasional untuk produk-produk Kencana Alam Sakti sejak November 2025.
Fokus utama kemitraan ini adalah menembus pasar ekspor. Tiga wilayah utama yang menjadi bidikan adalah India, China, dan negara-negara di Eropa. Potensi pendapatan dari segmen ini dinilai sangat menjanjikan.
"Salah satu ini adalah dengan kerjasama dengan PT Kencana Alam Sakti, di mana kita mempunyai kesempatan untuk mengekspor minyak nilam itu ke India, China, dan Eropa. Itu jika terrealisasi, bisnis kita akan tumbuh mungkin Rp 50 miliar hingga Rp 100 miliar untuk hanya di minyak nilam itu sendiri," ujar Siu Min.
Kencana Alam Sakti selaku produsen telah menyiapkan peta jalan produksi yang agresif. Kapasitas produksi minyak nilam ditargetkan mencapai 100 ton pada tahun 2026.
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan