back to top
Senin, Januari 26, 2026
24.4 C
Jakarta

Garap Micro Drama ala Drachin, IRSX Siap Rilis Aplikasi “Tidak Tidur”

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) menyiapkan belanja modal atau capex sebesar Rp500 miliar pada 2026. Dana ini berasal dari hasil right issue Perseroan yang menghimpun sekitar Rp3,7 triliun.

Direktur Utama IRSX, Subioto Jingga, menyebut anggaran capex jumbo tersebut antara lain akan digunakan untuk produksi film. Baik itu secara inhouse maupun melalui skema co-investment dengan menggandeng berbagai production house (PH). Selain itu, dana tersebut juga dialokasikan untuk produksi series di platform OTT serta pengembangan micro drama.

“Total rights issue kita sekitar Rp3,7 triliun. Penggunaan dana kita juga sudah kita alokasikan seperti yang sudah kita publish. Kalau di sektor film ini sekitar Rp500 miliar. Yang lainnya akan kita akuisisi para influencer, para artis full commercial, akuisisi agency dan juga banyak hal. Software AI, kemudian juga sebagian digunakan di digital live entertainment which is Rp700 miliar untuk dana konser, artis internasional dan lain sebagainya,” ujar Subioto di Jakarta, baru-baru ini.

Micro drama yang dikembangkan IRSX mengadopsi tren Drama China atau Drachin versi Indonesia. Konten ini akan tayang eksklusif di aplikasi milik Perseroan bernama “Tidak Tidur”.

Zhafran dari Folago Pictures menyampaikan perusahaan menargetkan produksi sekitar 36 sampai 46 judul micro drama per tahun. Target jangka panjangnya mencapai 100 judul per tahun.

Apa yang membedakan micro drama IRSX terletak pada ekosistem talenta. Perusahaan menggandeng selebriti, influencer, hingga YouTuber ternama.

“Kita ada syuting sama salah satu YouTuber,” ungkap Zhafran.

Konsep micro drama ini terintegrasi dengan brand dan social commerce untuk memaksimalkan pendapatan. Konten pertama akan dirilis eksklusif bekerja sama dengan platform TikTok dalam waktu dekat.

Selain micro drama, IRSX juga mengembangkan Intellectual Property (IP). Perusahaan aktif mencari IP potensial untuk dikembangkan bersama demi memperkuat ekosistem konten jangka panjang.

“Kita akan akuisisi mungkin ribuan judul micro drama yang akan tayang di aplikasi kita sendiri gitu Namanya Tidak Tidur kan akan kita rilis,” tutur Subioto.

Sebelumnya, melalui unit Folago Pictures, IRSX menandatangani nota kesepahaman co-investment untuk lebih dari 10 proyek film layar lebar. Perseroan bekerja sama dengan Visinema Pictures, MVP Pictures, VMS Pictures, Tiger Wong Entertainment, dan KUY STUDIO.

Melalui skema ini, IRSX membuka jalur monetisasi dari box office, hak distribusi domestik dan internasional, lisensi OTT, hingga brand integration. Pendekatan ini bertujuan menciptakan pendapatan berulang dan mengurangi ketergantungan pada event live.

Dengan pipeline lebih dari 10 film layar lebar sepanjang 2026, IRSX menegaskan posisinya sebagai entertainment powerhouse. Perusahaan menghubungkan film, live entertainment, digital content, talent economy, dan teknologi dalam satu ekosistem.

Melalui pendekatan co-investment yang asset-light, IRSX menargetkan pertumbuhan pendapatan hingga 200%. Strategi ini diharapkan menciptakan pipeline konten jangka menengah dengan struktur bisnis yang lebih berkelanjutan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Bantu Penglihatan 650 Warga, Alumni Santa Ursula Jalan Pos Gelar Operasi Katarak Gratis

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Ikatan Alumni Santa Ursula Jalan Pos...

Tuntaskan Program HARCILNAS 2025, Adira Finance Lunasi Cicilan Ratusan Pelanggan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk...

Ingin Sehat Tanpa Biaya Besar? Lakukan 6 Kebiasaan Ini Mulai Hari Ini

STOCKWATCH.ID (LONDON) - Resolusi tahun baru seringkali kandas di...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru