Garuda Metalindo Tebar Dividen Tunai Rp50 per Saham, Catat Jadwalnya
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) berencana membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2025 kepada pemegang saham Perseroan sebesar Rp117,18 miliar atau Rp50 per saham pada 26...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) berencana membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2025 kepada pemegang saham Perseroan sebesar Rp117,18 miliar atau Rp50 per saham pada 26 Mei 2026.
Direktur Utama BOLT Erwin Wijaya dalam pengumuman tertulis yang disampaikan ke BEI, Senin 04 Mei 2026 menjelaskan, rencana pembagian dividen ini ini telah diputuskan dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) BOLT pada tanggal 27 April 2026.
Menurut Erwin, penerima dividen adalah pemegang saham Perseroan yang namanya terdaftar dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) BOLT per 08 Mei 2026. Cum dan Ex dividen BOLT di pasar reguler dan pasar negosiasi BEI ditetapkan pada 05 dan 06 Mei 2025, sedangkan di pasar tunai pada 08 dan 11 Mei 2026. Adapun pembayaran dividen kepada pemegang saham pada 26 Mei 2026.
Erwin menjelaskan bahwa data keuangan per 31 Desember 2025 yang mendasari pembagian dividen tersebut. Seperti diketahui, BOLT mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp132,213 miliar.
Per Desember 2025, emiten manufaktur komponen otomotif seperti baut dan mur tersebut memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp417,08 miliar. Sedangkan total ekuitas perusahaan komponen otomotif tersebut mencapai Rp1,052 triliun per Desember 2025. (konrad)
- TPIA Siapkan Capex Lebih dari USD1 Miliar dalam Lima Tahun, Fokus Pertumbuhan da...
- Direktur TPMA Jual 2 Juta Saham, Porsi Free Float Naik ke 29,48%
- RANS Gelar RUPSLB 10 September 2026, Bahas Apa?
- MDKA Bayar Pokok dan Bunga Obligasi Rp1,504 Triliun, Komitmen ke Investor Terpen...
- KB Bank Siapkan Rp1,13 Triliun untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
- TPIA Siapkan Capex Lebih dari USD1 Miliar dalam Lima Tahun, Fokus Pertumbuhan da...
- Direktur TPMA Jual 2 Juta Saham, Porsi Free Float Naik ke 29,48%
- RANS Gelar RUPSLB 10 September 2026, Bahas Apa?
- MDKA Bayar Pokok dan Bunga Obligasi Rp1,504 Triliun, Komitmen ke Investor Terpen...
- KB Bank Siapkan Rp1,13 Triliun untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...