back to top

Gelar Right Issue 6,1 Miliar Saham, Widodo Makmur Unggas Minta Restu RUPS

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) berencana menggelar penawaran umum terbatas (PUT) I atau right issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya  6.100.000.000 unit saham baru bernominal Rp50 per unit dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD).

Rencana penerbitan saham baru atau right issue terlebih dahulu akan dimintakan persetujuan kepada pemegang saham Perseroan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) WMUU  yang dilaksanakan pada 02 April 2026. Adapun PMHMETD tersebut akan dilaksanakan setelah Pernyataan Pendaftaran Perseroan tersebut telah dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan atau OJK.

Manajemen Perseroan dalam prospektus rencana PMHMETD yang dipublikasikan, Senin 23 Februari 2026 mengatakan, pelaksanaan PMHMETD akan mengacu pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan, khususnya POJK 32/2015. Proses right issue meliputi persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), penyampaian pernyataan pendaftaran kepada OJK, hingga diperolehnya pernyataan efektif dari regulator.

Dana hasil right issue  ini setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan melakukan konversi atas hak tagih PT Widodo Makmur Perkasa  (“WMP”) kepada Perseroan. Selebihnya, dana yang diperoleh dari hasil PMHMETD setelah dikurangi dengan biaya-biaya terkait pelaksanaan PMHMETD akan digunakan sebagai modal kerja Perseroan.

Menurut Manajemen Perseroan,  WMP selaku pemegang saham Perseroan akan melaksanakan haknya untuk mengambil bagian dalam PMHMETD dengan melakukan konversi hak tagih WMP kepada Perseroan.

Perseroan memperkirakan bahwa rencana penambahan modal dengan memberikan HMETD akan berpengaruh positif terhadap kondisi keuangan Perseroan. Dalam hal WMP mengambilbagian dalam PMHMETD dengan melakukan konversi hak tagihnya terhadap Perseroan, maka rasio pinjaman terhadap ekuitas akan menurun dimana selanjutnya hal tersebut dapat memperbaiki struktur permodalan Perseroan. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Diversifikasi Bisnis, PZZA Dirikan Anak Usaha Bidang Penyediaan Akomodasi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Sarimetali Kencana Tbk (PZZA) mendirikan anak...

IHSG Berakhir di 8.280,833, Anjlok 1,37% Dipicu Sederet Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Meski dibuka menguat di 8.428,050, Indeks Harga Saham...

HKMU Buka Suara Soal UBO, Klaim Tak Lagi Punya Pengendali

STOCKWATCH.ID, JAKARTA – PT HK Metals Utama Tbk (HKMU)...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru