Graha Prima Mentari Menangkan Lelang Aset Properti Senilai Rp30,6 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM) mengumumkan, pihaknya telah memenangkan lelang aset properti berupa tanah dan bangunan seluas 11.396 meter persegi pada 16 April 2024.Penyelenggara lelang dari Pemerintah yakni Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) dan Bank Mandiri.

Agus Susanto, Direktur Utama GRPM dalam keterbukaan informasi, Rabu (17/4/2024) menjelaskan, nilai transaksi serta biaya lelang sebesar Rp30,6 miliar. Alasan Perseroan mengikuti lelang karena obyek tanah dan bangunan itu terletak di lokasi strategis. Aset properti ini juga menjadi gudang salah satu area GRPM.

Menurut Agus, pembelian aset properti tersebut dapat mengurangi biaya sewa gedung yang dikeluarkan oleh Perseroan. “Aset properti tersebut menjadi sumber pendapatan bagi Perseroan karena lahan ini dapat disewakan,” kata Agus.

Agus menegaskan, semua informasi material yang sampaikan oleh Perseroan adalah benar dan tidak menyesatkan. “Transaksi material tersebut dilakukan sesuai dengan praktek bisnis yang berlaku umum,” tulis Agus dalam laporannya.

Pada 2023, GRPM membukukan laba sebesar Rp4,44 miliar, tumbuh 96,23% jika dibandingkan Rp2,26 miliar pada tahun 2022. Pertumbuhan laba Perseroan terjadi di tengah penjualan bersih yang turun 6,07% jadi Rp306,18 miliar pada 2023, dari Rp325,98 miliar pada 2022.

Graha Prima Mentari (GRPM) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Perdagangan Besar Berbagai Macam Barang, Makanan dan Minuman Lainnya. Perseroan merupakan distributor resmi Coca-Cola di Indonesia yang berkantor pusat di Cirebon, Jawa Barat yang memiliki area distribusi di Pekanbaru, Medan Deli, Medan Sunggal, Cirebon, Indramayu, Tasikmalaya dan Rembang. Perseroan melayani lebih dari 25.000 Ritel Outlet yang tersebar di area distribusi di atas. GRPM memiliki lebih dari 100 armada operasional dan 248 karyawan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

OJK Perkuat Regulasi Tata kelola dan Pengawasan Industri Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat...

Porsi Asing Kalahkan Investor Lokal, Entitas Ini Kuasai 84,09% Saham PANI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk...

Ekuitas Membaik, BEI Cabut Saham RICY dari Daftar Pemantauan Khusus

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru