Stockwatch.id Versi penuh
Global

Hampir Semua Bursa Saham Asia Tumbang, Nikkei Jadi Pengecualian dengan Lonjakan Tajam

STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Mayoritas bursa saham Asia-Pasifik ditutup melemah pada akhir perdagangan Jumat (8/8/2025) waktu setempat. Tekanan terjadi setelah dua dari tiga indeks utama di Wall Street ber...

Oleh Daiz La Ode 11 Aug 2025 00:00 1 menit baca

STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Mayoritas bursa saham Asia-Pasifik ditutup melemah pada akhir perdagangan Jumat (8/8/2025) waktu setempat. Tekanan terjadi setelah dua dari tiga indeks utama di Wall Street berbalik turun pada sesi sebelumnya.

Mengutip CNBC International, indeks Hang Seng di Hong Kong turun 0,89% ke level 24.858,82. Indeks CSI 300 di bursa China daratan melemah 0,24% menjadi 4.104,97. Shanghai Composite terkoreksi tipis 0,12% ke posisi 3.635,13.

Di Korea Selatan, Kospi merosot 0,55% ke 3.210,01. Namun, indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq justru naik 0,43% menjadi 809,27.

Bursa Australia juga bergerak negatif. Indeks S&P/ASX 200 ditutup melemah 0,28% ke 8.807,10.

Pasar saham India ikut tertekan. Indeks Nifty 50 turun 0,64% dan BSE Sensex merosot 0,65% pada perdagangan sore waktu setempat.

Meski mayoritas melemah, Jepang menjadi pengecualian. Indeks Nikkei 225 melesat 1,85% ke 41.820,48, ditopang reli saham teknologi.

Kenaikan juga terlihat pada indeks Topix yang naik 1,21% ke 3.024,21, menembus level 3.000 untuk pertama kalinya.

Saham SoftBank Group mencatat rekor baru setelah membukukan laporan keuangan kuartalan yang melampaui ekspektasi pasar.

Topik terkait
Bursa Saham Bursa Saham Asia indeks CSI 300 China Indeks Nikkei 225 Jepang Indeks Kospi Korea Selatan Indeks Kosdaq Indeks Topix Hang Seng Hong Kong