back to top

Harga Emas Anjlok! Pasar Hati-Hati soal Pemangkasan Suku Bunga Fed

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia melemah pada penutupan perdagangan hari Kamis (28/11/2024) waktu setempat atau Jumat pagi (29/11/2024) WIB. Penguatan dolar AS membuat logam mulia ini kurang menarik bagi investor global.

Harga emas spot turun 0,3% ke level US$2.627,60 per ounce. Kontrak berjangka emas AS juga melemah 0,5% menjadi US$2.627,00 per ounce.

Indeks dolar AS naik 0,1%. Kenaikan ini membuat emas lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain.

Selain dolar, data inflasi AS turut menekan harga emas. Data Core Personal Consumption Expenditures (PCE) menunjukkan penurunan inflasi.

Kelvin Wong, analis senior OANDA untuk Asia Pasifik, mengatakan data inflasi yang melambat ini dapat memengaruhi kebijakan Federal Reserve (Fed). “Penurunan inflasi menurunkan ekspektasi bahwa Fed akan agresif memangkas suku bunga tahun depan,” jelasnya.

Pasar saat ini memprediksi peluang The Federal Reserve (Fed) akan memangkas suku bunga sebesar 0,25% pada Desember mencapai 64,7%. Perkiraan ini didasarkan pada data alat FedWatch dari CME Group.

Namun, ketidakpastian lain datang dari ancaman tarif impor oleh Donald Trump. Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, memperingatkan bahwa tarif ini bisa memicu pembalasan, merusak lapangan kerja di AS, dan menaikkan harga barang.

Sementara itu, SPDR Gold Trust GLD, dana investasi berbasis emas terbesar di dunia, melaporkan penurunan kepemilikan emas sebesar 0,10% menjadi 878,55 ton pada Rabu.

Meskipun harga emas tertekan dalam jangka pendek, tren bullish emas tetap diperkirakan bertahan. Emas masih menjadi aset safe-haven andalan di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik.

Logam mulia lain juga tertekan. Harga perak spot turun hampir 1% menjadi US$29,78 per ounce. Platinum turun 0,1% ke US$928,05, sedangkan paladium stabil di US$972,75.

Perdagangan pada Kamis diperkirakan sepi karena libur Thanksgiving di AS. Namun, kondisi ekonomi dan geopolitik global tetap menjadi perhatian utama investor.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Bisnis Bulion Melesat, Pegadaian dan BSI Kelola Emas 153,05 Ton

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – Kegiatan usaha bulion di Indonesia terus...

Perang Timur Tengah Makin Panas, Harga Emas Dunia Langsung Terbang Tinggi

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia kembali mencetak sejarah...

Perang Iran Berkecamuk, Harga Minyak Dunia Meroket Tembus USD 80 per Barel

STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak dunia melonjak hingga 8%...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru