Harga Emas Dunia Kembali Berkilau Imbas Konflik Timur Tengah
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) โ Harga emas dunia menguat lebih dari 1% pada perdagangan Kamis (9/7/2026) waktu setempat atau Jumat (10/7/2026) WIB. Investor melakukan aksi berburu harga murah (bargain hunti...
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) โ Harga emas dunia menguat lebih dari 1% pada perdagangan Kamis (9/7/2026) waktu setempat atau Jumat (10/7/2026) WIB. Investor melakukan aksi berburu harga murah (bargain hunting) setelah harga sempat jatuh ke level terendah dalam satu minggu. Ketegangan yang terus meningkat di Timur Tengah juga mendorong minat terhadap aset aman.
Mengutip CNBC, harga emas spot naik 1,1% ke level USD 4.122,15 per ons troi. Sebelumnya, harga sempat anjlok ke titik terendah sejak 1 Juli pada perdagangan Rabu. Di pasar berjangka AS, kontrak emas untuk pengiriman Agustus ditutup menguat 1,3% menjadi USD 4.134,10 per ons troi.
Aksi beli ini muncul karena pelaku pasar memanfaatkan penurunan harga sebelumnya. Selain itu, situasi di Timur Tengah sedang menjadi pusat perhatian. Pasukan bersenjata Iran meluncurkan serangan terhadap infrastruktur militer AS di negara-negara Teluk.
Serangan tersebut merupakan balasan atas gempuran AS di wilayah pesisir selatan dan timur Iran. Kondisi ini memberikan tekanan besar pada kesepakatan gencatan senjata yang baru berjalan tiga minggu. Ketegangan militer ini memicu kekhawatiran akan gangguan pasokan energi.
Bob Haberkorn, Ahli Strategi Pasar Senior di StoneX, memberikan pandangannya terkait pergerakan harga. Ia menyebut faktor bank sentral Amerika Serikat atau The Fed masih menjadi kunci utama.
- Saham Teknologi Pimpin Kenaikan Bursa Asia, Indeks Kospi dan Nikkei Menghijau
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...
- Tingkatkan Kualitas SDM, BNI Perkuat Tata Kelola Lewat LSP dan Sertifikasi ISO
- Direktur WINS Sugiman Layanto Borong 5,99 Juta Saham, Ini Tujuannya
- Sinergi dengan Danantara, Telkom Bidik Pertumbuhan Bisnis Enterprise hingga 30%
- Prabowo Sebut Bank Emas Indonesia Kelola Emas Senilai Rp360 Triliun
- Stock Futures Wall Street Bergerak Tipis, S&P 500 Cetak Rekor di Atas 7.800
- Harga Emas Dunia Terkoreksi Setelah Sempat Melambung Tinggi
- Saham Teknologi Pimpin Kenaikan Bursa Asia, Indeks Kospi dan Nikkei Menghijau
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...