Rabu, Januari 21, 2026
28.6 C
Jakarta

Harga Emas Dunia Merosot  3%! Komentar Trump Bikin Investor Beralih ke Aset Berisiko

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia merosot tajam hingga 3% pada perdagangan Rabu (23/4/2025) waktu setempat, atau Kamis pagi (24/4/2025) WIB. Aksi jual terjadi setelah sentimen risiko membaik usai Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuat pernyataan yang meredakan ketegangan pasar.

Trump menyatakan tidak memiliki rencana untuk memecat Ketua The Fed Jerome Powell. Ia juga mengisyaratkan adanya kemajuan dalam pembicaraan tarif dagang dengan China.

Mengutip CNBC International, harga emas di pasar spot turun 3% ke level US$3.281,6 per ons pada pukul 13.43 waktu New York, setelah sehari sebelumnya sempat menyentuh rekor tertinggi di US$3.500,05 per ons.

Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat turun 3,7% dan ditutup di level US$3.294,10 per ons.

Kondisi ini memicu pergeseran dari aset safe haven seperti emas ke aset yang lebih berisiko.

“Pasar mulai move on dari drama tarif. Akan ada rotasi besar dari aset aman kembali ke saham-saham seperti Apple dan Tesla,” kata Phillip Streible, Kepala Strategi Pasar di Blue Line Futures.

Pernyataan Trump soal The Fed dan tarif membuat sentimen di pasar keuangan global membaik. Dolar AS pun langsung menguat.

Trump sebelumnya sempat melontarkan kritik keras kepada The Fed karena tak kunjung memangkas suku bunga. Namun, kini ia mengendurkan sikapnya dan memilih untuk tidak memecat Jerome Powell.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent juga ikut menenangkan pasar. Ia menyebut bahwa tarif tinggi antara AS dan China harus dikurangi sebelum pembicaraan dagang bisa dilanjutkan.

Sepanjang tahun 2025, harga emas telah naik lebih dari 26%. Kenaikan ini didorong oleh pembelian besar-besaran dari bank sentral, kekhawatiran perang dagang, serta tingginya permintaan investasi.

Namun, reli panjang ini tampaknya mulai goyah. “Secara teknikal, lonjakan ke US$3.500 lalu koreksi tajam menandakan risiko koreksi lebih dalam dalam jangka pendek,” tulis Ole Hansen, Kepala Strategi Komoditas di Saxo Bank, dalam catatannya.

Sementara itu, logam mulia lainnya justru mengalami penguatan. Harga perak naik 3% menjadi US$33,48 per ons. Platinum menguat 1,1% ke level US$969,1, sedangkan paladium stabil di kisaran US$935,59 per ons.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Tensi AS-Iran Mereda, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik ke Level 64,19 USD

STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak dunia bergerak menguat tipis...

Minyak Dunia Oversupply, ICP Desember 2025 Tertekan ke US$61,10 per Barel

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Rata-rata minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru