Harga Emas Dunia Turun 1%, Tapi Masih Cetak Kenaikan Tiga Bulan Beruntun!
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia tergelincir 1% pada penutupan perdagangan Jumat (31/10/2025) waktu setempat atau Sabtu pagi (1/11/2025) WIB. Penurunan ini karena ketidakpastian pasar soal p...
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia tergelincir 1% pada penutupan perdagangan Jumat (31/10/2025) waktu setempat atau Sabtu pagi (1/11/2025) WIB. Penurunan ini karena ketidakpastian pasar soal potensi pemangkasan suku bunga lanjutan oleh bank sentral Amerika Serikat (The Federal Reserve). Meski turun, logam mulia ini tetap bersiap menutup bulan ketiga berturut-turut dengan kenaikan.
Mengutip CNBC International, harga emas di pasar spot turun 0,6% menjadi US$4.001,74 per ons. Sepanjang Oktober, harga emas masih mencatatkan kenaikan sekitar 3,7%. Sementara kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup melemah 0,5% ke level US$3.996,5 per ons.
Kinerja emas tertekan oleh penguatan indeks dolar AS yang bertahan di dekat level tertinggi dalam tiga bulan terakhir. Penguatan dolar membuat harga emas yang dibanderol dalam mata uang AS menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.
Dari sisi kebijakan moneter, Presiden Federal Reserve Bank of Cleveland, Beth Hammack, menegaskan ia menolak pemangkasan suku bunga minggu ini. “The Fed perlu mempertahankan beberapa pembatasan untuk menurunkan inflasi,” kata Hammack pada Jumat.
Komentar Hammack langsung menekan harga emas. “Hammack menghantam emas karena menjadi presiden regional ketiga The Fed yang menentang pemangkasan suku bunga lebih lanjut di tengah inflasi yang masih tinggi. Ini menunjukkan pasar terlalu optimistis dalam memperkirakan penurunan suku bunga,” ujar Tai Wong, pedagang logam independen.
- Belanja Harian di Indomaret Kini Bisa Pakai Home Credit BayarNanti
- Bursa Asia-Pasifik Bervariasi, Nikkei Pimpin Penguatan di Tengah Kenaikan Harga...
- Dividen Interim INPP Rp4,5 per Saham, Catat Jadwal Cum Dividen
- IHSG Anjlok 1,53% ke 6.267,88, Sebanyak 542 Saham Melemah
- Softbank Ventura Indonesia Tambah Saham NANO, Kepemilikan Tembus 10,01%
- Stock Futures Bergerak Datar, Investor Pantau Prospek Kesepakatan Selat Hormuz
- Jelang Rilis Data Inflasi AS, Harga Emas Dunia Kembali Bergerak Menguat
- Harga Minyak Dunia Melonjak 5%, Imbas Ketidakpastian Negosiasi AS-Iran
- Belanja Harian di Indomaret Kini Bisa Pakai Home Credit BayarNanti
- Bursa Asia-Pasifik Bervariasi, Nikkei Pimpin Penguatan di Tengah Kenaikan Harga...
- Asuransi Bintang (ASBI) Ungkap Dugaan Penggelapan Dana dan Investasi
- Jelang Rilis Data Inflasi AS, Harga Emas Dunia Kembali Bergerak Menguat
- Saham BNBR Kena Notasi Khusus G dari BEI, Ini Tanggapan OJK
- Profil Destry Damayanti, Kandidat Tunggal Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo
- Harga Minyak Dunia Melonjak 5%, Imbas Ketidakpastian Negosiasi AS-Iran