Harga Emas Naik Tipis Meski Dolar Makin Perkasa dan Perang Dagang Memanas!
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia ditutup nyaris tidak berubah pada perdagangan Kamis (10/7/2025) waktu setempat atau Jumat pagi (11/7/2025) WIB. Penguatan dolar Amerika Serikat menahan poten...
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia ditutup nyaris tidak berubah pada perdagangan Kamis (10/7/2025) waktu setempat atau Jumat pagi (11/7/2025) WIB. Penguatan dolar Amerika Serikat menahan potensi kenaikan harga emas yang biasanya terdorong oleh ketegangan geopolitik.
Mengutip CNBC International, harga emas di pasar spot naik tipis 0,1% menjadi US$3.317,44 per troy ounce. Sementara kontrak emas berjangka di AS juga naik 0,1% dan ditutup di US$3.325,70 per troy ounce.
Indeks dolar AS tercatat menguat 0,2%. Saat dolar menguat, harga emas cenderung tertekan karena menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain.
“Selama tidak ada eskalasi geopolitik besar, saya tidak melihat emas menembus level US$3.400 dalam waktu dekat. Emas kemungkinan akan bergerak di kisaran ini,” kata Daniel Pavilonis, Senior Market Strategist di RJO Futures.
Kondisi pasar emas saat ini juga dipengaruhi langkah terbaru Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang kembali meluncurkan kebijakan tarif.
- Verah Wahyudi Jual 2,5 Juta Saham TAMA, Porsi Kepemilikan Turun
- RUPSLB Millennium Pharmacon (SDPC) Rombak Direksi dan Komisaris
- Laba Bersih AVIA Tembus Rp938 Miliar, Naik 20,7% pada Semester I 2026
- Tunggal Jaya Investama Borong 1,6 Juta Saham IMPC di Atas Harga Pasar
- Mayoritas Bursa Saham Asia Parkir di Zona Merah, Nikkei Anjlok 2,5%
- Stock Futures Wall Street Flat, Harga Minyak dan Yield Treasury Bayangi Pasar
- Harga Emas Dunia Kembali Melambung, Ini Faktor Makro Pemicunya
- Perjanjian Damai AS-Iran Berakhir, Harga Minyak Dunia Melonjak
- Verah Wahyudi Jual 2,5 Juta Saham TAMA, Porsi Kepemilikan Turun
- RUPSLB Millennium Pharmacon (SDPC) Rombak Direksi dan Komisaris
- Harga Emas Dunia Kembali Melambung, Ini Faktor Makro Pemicunya
- Trump Ancam Bom Oman dan Selat Hormuz Lumpuh, Bursa Saham Eropa Kompak Memerah
- Laba Bersih Emiten Migas Grup Bakrie (ENRG) Melesat 27% Jadi USD45,23 Juta di Se...
- Perjanjian Damai AS-Iran Berakhir, Harga Minyak Dunia Melonjak
- Tensi Timur Tengah Memanas, Indeks Dow Jones Terkoreksi 270 Poin