STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) mulai sesi I pada Selasa, 17 Juni 2025. Keputusan ini diambil setelah terjadi lonjakan harga yang sangat signifikan dalam waktu singkat.
Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, menyampaikan tindakan ini diambil sebagai bentuk perlindungan bagi investor.
“Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada Saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) dan sebagai bentuk perlindungan bagi investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan Saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I tanggal 17 Juni 2025 sampai dengan Pengumuman Bursa lebih lanjut,” ujar Yulianto dalam keterbukaan informasi dikutip Selasa (17/6/2025).
Bursa juga mengingatkan semua pihak yang berkepentingan agar selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perusahaan.
Pada penutupan perdagangan Senin, (16/6/2025), harga saham PACK melesat 9,96% atau naik Rp450 ke posisi Rp4.970 per unit. Ini merupakan level tertinggi dalam 52 minggu terakhir. Saham dibuka di Rp4.550 dan sempat menyentuh level tertinggi harian di Rp4.970, dengan level terendah hari itu berada di Rp4.550.
Volume perdagangan tercatat sekitar 20,25 juta lembar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp99,51 miliar. Aktivitas perdagangan juga terpantau aktif dengan frekuensi sebanyak 7.181 kali.
Dengan lonjakan tersebut, kapitalisasi pasar PACK ikut terdongkrak menjadi Rp7,94 triliun. Meski begitu, indikator valuasi perusahaan menunjukkan price to earnings ratio (P/E ratio) yang sangat tinggi, yakni di level 8.519,61 kali. Sebagai perbandingan, harga saham terendah dalam 52 minggu terakhir sempat berada di angka Rp25 per saham.
