back to top

Harga Melonjak Tajam, BEI Gembok Saham Emiten Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS). Langkah tegas ini diambil mulai perdagangan sesi I hari Senin, 29 Desember 2025.

Suspensi ini berlaku di Pasar Reguler maupun Pasar Tunai. Otoritas bursa mengambil tindakan ini akibat terjadinya peningkatan harga kumulatif yang sangat signifikan pada saham emiten berkode INPS tersebut.

P.H. Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, Rendy Ridwansyah, menjelaskan kebijakan ini bertujuan menjaga keteraturan pasar. Langkah tersebut juga merupakan bentuk perlindungan nyata bagi para investor di pasar modal.

“Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada Saham PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) dan sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan Saham PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I tanggal 29 Desember 2025 sampai dengan Pengumuman Bursa lebih lanjut,” tulis Rendy, dalam keterbukaan informasi yang dikutip Senin (29/12/2025).

Bursa mengimbau para pihak yang berkepentingan untuk selalu waspada. Investor diminta terus memperhatikan setiap informasi yang disampaikan oleh pihak perseroan.

Harga Saham

Sebelum kena suspensi, saham INPS ditutup pada harga Rp370 per lembar pada transaksi terakhir 24 Desember 2025. Angka ini mencerminkan kenaikan sebesar Rp32 atau melesat 9,47% dari harga penutupan sebelumnya di posisi Rp338.

Harga Rp370 juga menjadi level tertinggi saham INPS sepanjang tahun berjalan. Padahal, pada 14 April 2025, saham ini sempat menyentuh level terendah di harga Rp98 per lembar.

Volume perdagangan terakhir tercatat mencapai 1.573.700 lembar saham. Saat ini, nilai kapitalisasi pasar atau market cap PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) berada di angka Rp240.500.000.000.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Mohon Persetujuan RUPSLB, ITSEC Asia (CYBR) Siap Stock Split

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Manajemen PT ITSEC Asia Tbk (CYBR), emiten...

Prediksi IHSG Rebound, Rekomendasi BRI Danareksa Sekuritas: Beli BBNI Cs, Jual JSMR

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Awal pekan, Indeks Harga Saham Gabungan...

Bank Nobu (NOBU) Siapkan Dana Rp50 Miliar untuk Buyback Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU) berencana...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru