back to top

Harga Minyak Dunia Ambles Lebih dari 3%, Gara-Gara Perang Dagang AS-China Makin Panas

STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak mentah dunia turun tajam pada akhir perdagangan Kamis (10/4/2025) waktu setempat atau Jumat pagi (11/4/2025) WIB. Penurunan ini terjadi karena kekhawatiran terhadap perang dagang antara Amerika Serikat dan China kembali mencuat.

Mengutip CNBC International, harga minyak mentah berjangka Brent turun US$2,15 atau 3,28% menjadi US$63,33 per barel, di London ICE Futures Exchange.

Adapun harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI anjlok US$2,28 atau 3,66% mencapai US$60,07 per barel, di New York Mercantile Exchange.

Penurunan ini terjadi sehari setelah harga minyak sempat melonjak saat Presiden AS Donald Trump mengumumkan penangguhan tarif selama 90 hari untuk sebagian besar mitra dagang AS.

Saat itu, Trump menyampaikan bahwa dirinya terbuka untuk bernegosiasi dengan negara-negara yang tidak melakukan aksi balasan terhadap kebijakan tarif Amerika.

Harga WTI sempat naik 13% dari titik terendah sebelum akhirnya ditutup di US$62,35 per barel pada Rabu.

Namun, euforia pasar langsung mereda setelah Trump memutuskan menaikkan tarif impor terhadap China menjadi 145%.

Langkah tersebut memicu kekhawatiran baru di pasar, mengingat China adalah negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia sekaligus importir minyak mentah terbesar secara global.

“Tarif untuk China sekarang lebih tinggi — itu masih cukup signifikan,” ujar Jim Burkhard, Kepala Riset Pasar Minyak di S&P Global Commodity Insights.

Ia juga mempertanyakan kemampuan AS dalam mengelola negosiasi dagang dengan banyak negara sekaligus.

“Negosiasi dengan begitu banyak negara — apakah AS bisa berunding dengan 70 negara sekaligus? Saya rasa kekacauan ini belum berakhir,” tambah Burkhard.

Kondisi pasar minyak kembali tak menentu karena pelaku pasar khawatir ketegangan perdagangan ini bisa menekan permintaan energi global.

Kebijakan Trump yang berubah-ubah membuat pasar semakin sensitif terhadap berita dan pernyataan terbaru dari Gedung Putih.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Bisnis Bulion Melesat, Pegadaian dan BSI Kelola Emas 153,05 Ton

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – Kegiatan usaha bulion di Indonesia terus...

Perang Timur Tengah Makin Panas, Harga Emas Dunia Langsung Terbang Tinggi

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia kembali mencetak sejarah...

Perang Iran Berkecamuk, Harga Minyak Dunia Meroket Tembus USD 80 per Barel

STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak dunia melonjak hingga 8%...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru