Harga Minyak Dunia Ambles Lebih dari 3%, Gara-Gara Perang Dagang AS-China Makin Panas
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak mentah dunia turun tajam pada akhir perdagangan Kamis (10/4/2025) waktu setempat atau Jumat pagi (11/4/2025) WIB. Penurunan ini terjadi karena kekhawatiran terha...
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak mentah dunia turun tajam pada akhir perdagangan Kamis (10/4/2025) waktu setempat atau Jumat pagi (11/4/2025) WIB. Penurunan ini terjadi karena kekhawatiran terhadap perang dagang antara Amerika Serikat dan China kembali mencuat.
Mengutip CNBC International, harga minyak mentah berjangka Brent turun US$2,15 atau 3,28% menjadi US$63,33 per barel, di London ICE Futures Exchange.
Adapun harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI anjlok US$2,28 atau 3,66% mencapai US$60,07 per barel, di New York Mercantile Exchange.
Penurunan ini terjadi sehari setelah harga minyak sempat melonjak saat Presiden AS Donald Trump mengumumkan penangguhan tarif selama 90 hari untuk sebagian besar mitra dagang AS.
Saat itu, Trump menyampaikan bahwa dirinya terbuka untuk bernegosiasi dengan negara-negara yang tidak melakukan aksi balasan terhadap kebijakan tarif Amerika.
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- Komisaris AKPI Henry Liem Jual 193.500 Saham di Saat Harga Naik
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten