Harga Minyak Terpeleset Lagi! Ternyata Gegara Drama Tarif AS dan Ulah OPEC+
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) โ Harga minyak mentah dunia ditutup melemah pada perdagangan Kamis (3/7/2025) waktu setempat atau Jumat pagi (4/7/2025) WIB. Sentimen pasar tertekan isu tarif baru dari Amerika...
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) โ Harga minyak mentah dunia ditutup melemah pada perdagangan Kamis (3/7/2025) waktu setempat atau Jumat pagi (4/7/2025) WIB. Sentimen pasar tertekan isu tarif baru dari Amerika Serikat serta ekspektasi kenaikan produksi dari kelompok produsen minyak utama OPEC+.
Mengutip CNBC International, harga minyak mentah berjangka Brent turun 68 sen atau 0,98% ke level US$68,43 per barel, di London ICE Futures Exchange.
Adapun harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melemah 84 sen atau 1,25% ke posisi US$66,61 per barel.
Pelemahan ini terjadi setelah kedua kontrak sempat menyentuh level tertinggi dalam sepekan pada Rabu lalu. Lonjakan harga sebelumnya dipicu keputusan Iran menghentikan kerja sama dengan badan pengawas nuklir PBB, yang memicu kekhawatiran konflik baru di kawasan.
Kesepakatan awal perdagangan antara AS dan Vietnam juga sempat memberi dorongan harga. Namun pasar kembali diliputi kekhawatiran menjelang berakhirnya masa tenggang 90 hari atas kebijakan tarif baru AS pada 9 Juli mendatang.
- Verah Wahyudi Jual 2,5 Juta Saham TAMA, Porsi Kepemilikan Turun
- RUPSLB Millennium Pharmacon (SDPC) Rombak Direksi dan Komisaris
- Laba Bersih AVIA Tembus Rp938 Miliar, Naik 20,7% pada Semester I 2026
- Tunggal Jaya Investama Borong 1,6 Juta Saham IMPC di Atas Harga Pasar
- Mayoritas Bursa Saham Asia Parkir di Zona Merah, Nikkei Anjlok 2,5%
- Stock Futures Wall Street Flat, Harga Minyak dan Yield Treasury Bayangi Pasar
- Harga Emas Dunia Kembali Melambung, Ini Faktor Makro Pemicunya
- Perjanjian Damai AS-Iran Berakhir, Harga Minyak Dunia Melonjak
- Verah Wahyudi Jual 2,5 Juta Saham TAMA, Porsi Kepemilikan Turun
- RUPSLB Millennium Pharmacon (SDPC) Rombak Direksi dan Komisaris
- Harga Emas Dunia Kembali Melambung, Ini Faktor Makro Pemicunya
- Trump Ancam Bom Oman dan Selat Hormuz Lumpuh, Bursa Saham Eropa Kompak Memerah
- Laba Bersih Emiten Migas Grup Bakrie (ENRG) Melesat 27% Jadi USD45,23 Juta di Se...
- Perjanjian Damai AS-Iran Berakhir, Harga Minyak Dunia Melonjak
- Tensi Timur Tengah Memanas, Indeks Dow Jones Terkoreksi 270 Poin