Harga Saham 213 Emiten Melemah, IHSG Awal Perdagangan Dibuka di Zona Merah
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pada pembukaan perdagangan pagi ini, Rabu (18/10), pukul 9:00 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah di level 6.931,29, melemah 8,320 poin atau turun 0,...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pada pembukaan perdagangan pagi ini, Rabu (18/10), pukul 9:00 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah di level 6.931,29, melemah 8,320 poin atau turun 0,12%, dari penutupan Selasa (17/10) di posisi 6.939,61.
Sesaat kemudian, menurut data BEI, hingga pukul 09.13 WIB, IHSG terpantau sempat naik ke level tertinggi di 6.957,54 dan terendah di posisi 6.930,13.
Hingga waktu tersebut, sebanyak 2,18 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 181 ribu, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp1,23 triliun. Tercatat sebanyak 213 saham melemah, sebanyak 212 saham menguat dan sebanyak 473 saham tetap tidak berubah.
Harga saham TLKM turun 1,32% ke Rp3.750 per unit, harga saham ASII turun 0,43% jadi Rp5.825, saham UNVR turun 0,52% jadi Rp3.810, saham HMSP turun 0,57% jadi Rp865, saham GGRM tertekan 0,66% ke Rp26.475 per saham.
Sedangkan harga saham BREN naik 20,41% jadi Rp4.140 per unit. Saham AMMN naik 2% jadi Rp6.375, dan saham BBRI menguat 0,49% ke harga Rp5.175 per saham.
- Verah Wahyudi Jual 2,5 Juta Saham TAMA, Porsi Kepemilikan Turun
- RUPSLB Millennium Pharmacon (SDPC) Rombak Direksi dan Komisaris
- Laba Bersih AVIA Tembus Rp938 Miliar, Naik 20,7% pada Semester I 2026
- Tunggal Jaya Investama Borong 1,6 Juta Saham IMPC di Atas Harga Pasar
- Mayoritas Bursa Saham Asia Parkir di Zona Merah, Nikkei Anjlok 2,5%
- Verah Wahyudi Jual 2,5 Juta Saham TAMA, Porsi Kepemilikan Turun
- RUPSLB Millennium Pharmacon (SDPC) Rombak Direksi dan Komisaris
- Tunggal Jaya Investama Borong 1,6 Juta Saham IMPC di Atas Harga Pasar
- Laba Bersih AVIA Tembus Rp938 Miliar, Naik 20,7% pada Semester I 2026
- Mayoritas Bursa Saham Asia Parkir di Zona Merah, Nikkei Anjlok 2,5%
- Harga Emas Dunia Kembali Melambung, Ini Faktor Makro Pemicunya
- Trump Ancam Bom Oman dan Selat Hormuz Lumpuh, Bursa Saham Eropa Kompak Memerah
- Laba Bersih Emiten Migas Grup Bakrie (ENRG) Melesat 27% Jadi USD45,23 Juta di Se...
- Perjanjian Damai AS-Iran Berakhir, Harga Minyak Dunia Melonjak
- Tensi Timur Tengah Memanas, Indeks Dow Jones Terkoreksi 270 Poin