STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Ifishdeco Tbk (IFSH), saham PT Samator Indo Gas Tbk (AGII), dan saham PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA) di pasar reguler dan pasar tunai mulai sesi I perdagangan, Kamis, 5 Maret 2026 hingga pengumuman Bursa lebih lanjut.
Menurut Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, dalam pengumuman, Rabu 4 Maret 2026, suspensi saham IFSH dilakukan sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga signifikan sebesar 25% menjadi Rp3.250 per unit pada 4 Maret 2026. Dalam sepekan, harga saham IFSH telah melonjak tajam sebesar 62,50%, dari posisi Rp2.000 per saham menjadi Rp3.250 per saham.
Sementara itu, papar Yulianto, saham AGII dihentikan sementara (suspensi) perdagangan oleh BEI karena mengalami peningkatan harganya naik 1,83% menjadi Rp3.330 per 4 Maret 2026. Selama periode sepekan, saham AGII telah melambung 11%, dari posisi Rp3.000 per unit menjadi Rp3.330 per unit.
Adapun saham TAMA melejit 9,71% menjadi Rp113 per unit pada penutupan perdagangan 4 Maret 2026. Selama perdagangan sepekan, harga saham TAMA telah meroket 43,03%, dari Rp79 per saham menjadi Rp113 per saham.
Yulianto mengatakan, suspensi saham IFSH, AGII, dan TAMA dilakukan hingga pengumuman Bursa lebih lanjut. “Suspensi ketiga saham di atas juga dalam rangka cooling down dan sebagai bentuk perlindungan bagi investor,” katanya.
Yulianto meminta kepada para pihak yang berkepentingan selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan manajemen kedua perusahaan. (konrad)
