Selasa, Januari 20, 2026
27.1 C
Jakarta

Harganya Naik Tak Wajar, BEI Pantau Ketat 6 Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mengawasi ketat pola transaksi enam saham emiten. Langkah ini dilakukan menyusul terjadinya peningkatan harga saham yang di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA).

Enam emiten tersebut adalah PT Ever Shine Tex Tbk (ESTI), PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA), dan PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA). Selain itu, radar pengawasan juga menyasar PT Inter-Delta Tbk (INTD), PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV), serta PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE).

Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, menyampaikan pengumuman tersebut. Informasi ini tertuang dalam keterbukaan informasi yang dikutip Selasa (20/1/2026).

“Dalam rangka perlindungan Investor, dengan ini kami menginformasikan adanya peningkatan harga pada saham-saham tersebut yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity),” ujar Yulianto.

Pihak bursa menegaskan pengumuman UMA ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal. Saat ini, otoritas bursa sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham-saham tersebut.

Berdasarkan catatan bursa, informasi terakhir mengenai ESTI dan INOV dipublikasikan pada 8 Januari 2026 terkait laporan bulanan registrasi pemegang efek. Informasi serupa juga disampaikan oleh IDEA pada 7 Januari 2026 dan BLUE pada 9 Januari 2026.

Sementara itu, ZATA terakhir kali menyampaikan bukti iklan pemberitahuan RUPS pada 13 Januari 2026. Untuk INTD, perusahaan baru saja memberikan penjelasan atas volatilitas transaksi pada 19 Januari 2026.

Sehubungan dengan terjadinya UMA ini, BEI meminta para investor untuk memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi bursa. Investor juga diharapkan mencermati kinerja perusahaan dan seluruh keterbukaan informasinya.

“Mengkaji kembali rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS,” tambah Yulianto.

Investor juga diminta mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari. Hal ini penting dilakukan sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

Harga Saham

Pada perdagangan Senin, 19 Januari 2026, harga saham ESTI ditutup di Rp256, naik Rp66 atau 34,74% dari penutupan sebelumnya di Rp190 pada 15 Januari 2026. Saham ini dibuka di Rp212, bergerak di kisaran Rp212 hingga Rp256, dengan volume transaksi 87.491.200 saham. Sepanjang tahun berjalan, ESTI mencatatkan harga tertinggi di Rp256 dan terendah di Rp105. Dalam 52 pekan terakhir, harga bergerak di rentang Rp34 hingga Rp256. Kapitalisasi pasar ESTI tercatat Rp515.893.432.320.

Saham ZATA juga melonjak tajam. Harga ZATA berakhir di Rp109, naik Rp28 atau 34,57% dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp81. Saham ini dibuka di Rp85 dan bergerak di rentang Rp85 hingga Rp109. Volume perdagangan mencapai 2.201.080.400 saham. Sepanjang tahun berjalan, harga tertinggi ZATA berada di Rp109 dan terendah di Rp60. Dalam 52 pekan, harga bergerak dari Rp6 hingga Rp110. Kapitalisasi pasar ZATA mencapai Rp926.064.000.000.

Sementara itu, IDEA mencatat kenaikan terbatas. Harga IDEA ditutup di Rp159, naik Rp5 atau 3,25% dari penutupan sebelumnya di Rp154. Saham ini dibuka di Rp158 dan bergerak antara Rp139 hingga Rp167. Volume transaksi tercatat 27.930.200 saham. Sepanjang tahun berjalan, harga tertinggi IDEA berada di Rp159 dan terendah di Rp97. Dalam 52 pekan terakhir, harga bergerak di kisaran Rp33 hingga Rp179. Kapitalisasi pasar IDEA tercatat Rp168.927.562.500.

Saham INTD juga menguat signifikan. Harga INTD ditutup di Rp340, naik Rp40 atau 13,33% dari harga penutupan sebelumnya di Rp300. Saham ini dibuka di Rp322 dan bergerak di rentang Rp304 hingga Rp372. Volume perdagangan tercatat 2.536.100 saham. Sepanjang tahun berjalan, harga tertinggi INTD berada di Rp340 dan terendah di Rp216. Dalam 52 pekan, harga bergerak dari Rp162 hingga Rp372. Kapitalisasi pasar INTD mencapai Rp201.221.520.000.

Penguatan tajam juga terjadi pada INOV. Harga INOV ditutup di Rp246, naik Rp63 atau 34,43% dari penutupan sebelumnya di Rp183. Saham ini dibuka di Rp196 dan bergerak di kisaran Rp194 hingga Rp246. Volume transaksi mencapai 139.824.500 saham. Sepanjang tahun berjalan, harga tertinggi INOV berada di Rp246 dan terendah di Rp129. Dalam 52 pekan terakhir, harga bergerak di rentang Rp80 hingga Rp246. Kapitalisasi pasar INOV tercatat Rp444.822.587.400.

Di kelompok saham berharga tinggi, BLUE mencatatkan lonjakan kuat. Harga BLUE ditutup di Rp5.075, naik Rp945 atau 22,88% dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp4.130. Saham ini dibuka di Rp4.150 dan bergerak di rentang Rp3.920 hingga Rp5.150. Volume perdagangan tercatat 2.609.700 saham. Sepanjang tahun berjalan, harga tertinggi BLUE berada di Rp5.075 dan terendah di Rp3.080. Dalam 52 pekan terakhir, harga bergerak dari Rp282 hingga Rp5.150. Kapitalisasi pasar BLUE mencapai Rp2.121.350.000.000.

- Advertisement -

Artikel Terkait

IHSG Pagi Ini Naik 0,27% ke 9.158,443 Diungkit Saham-Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat di...

IHSG Tembus Rekor Lagi di Level 9.133! Intip 6 Saham Jagoan BNI Sekuritas Hari Ini, Ada RATU dan BUMI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa...

Harga Meroket Tak Wajar, BEI Gembok 7 Saham Mulai Hari Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru