STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mulai melakukan penawaran umum Obligasi Berkelanjutan I BUMI Tahap IV Tahun 2026 kepada investor pada Kamis (12/2/2026). Obligasi tersebut merupakan bagian dari penawaran umum Obligasi Berkelanjutan I BUMI senilai total Rp5 triliun.
Manajemen BUMI dalam prospektus tambahan rencana penawaran umum obligasi (PUB) yang disampaikan ke BEI, Kamis 12 Februari 2026 menjelaskan, obligasi tersebut memiliki bunga tetap 7,25% per tahan dengan tenor tiga tahun.
Bunga obligasi dibayarkan setiap tiga bulan sejak tanggal Emisi. Bunga Obligasi pertama akan dibayarkan pada tanggal 20 Mei 2026 sedangkan bunga obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo obligasi akan dibayarkan pada 20 Februari 2029.
Seluruh dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Obligasi ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya Emisi, sebesar US$20.455.000 atau setara Rp347.336.127.500 akan digunakan untuk melakukan pembayaran dipercepat atas seluruh pokok pinjaman Perseroan yang diperoleh dari lembaga pembiayaan non- bank sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Facility Agreement tanggal 25 April 2025.
Sisanya akan digunakan untuk modal kerja Perseroan yaitu biaya-biaya sehubungan dengan kegiatan operasional Perseroan sehari-hari yang terdiri dari biaya gaji dan tunjangan karyawan, biaya jasa profesional (seperti jasa konsultan pajak, jasa audit, dan jasa konsultan IT), biaya pajak, dan biaya keuangan.
Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi berkelanjutan I BUMI Tahap IV tahun 2026 adalah, PT Mandiri Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM), PT BCA Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT Sucor Sekuritas, dan PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia, serta PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebagai wali amanat. (konrad)
