back to top

HPSN 2026: Lewat Program ‘Yok Kita Gas’, BRI Sukses Kelola 1,29 Miliar Kg Sampah

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Menyambut Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali tancap gas. Bank pelat merah ini memperkuat komitmen menjaga lingkungan melalui program BRI Peduli “Yok Kita Gas”.

Aksi nyata kali ini menyasar Bank Sampah Cantik Resik di Kelurahan Jatikramat, Kota Bekasi, Jawa Barat. Kegiatan tersebut melibatkan ratusan warga dan siswa SMPN 23 Kota Bekasi untuk belajar mengelola sampah secara berkelanjutan.

Dhanny, Corporate Secretary BRI, menyebut inisiatif ini merupakan langkah konkret perusahaan mendukung visi Astacita lingkungan. Program ini juga menjadi bagian dari Gerakan Indonesia ASRI yang dicanangkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Pelaksanaan Program BRI Peduli ‘Yok Kita Gas’ merupakan bentuk nyata kepedulian BRI dalam membantu mengatasi permasalahan sampah,” ujar Dhanny dalam keterangan resminya, Jumat (21/2/2026).

Dalam aksi di Bekasi, BRI berhasil mengumpulkan total 95,7 kg sampah. Jumlah tersebut terdiri atas 8,18 kg sampah organik dan 87,52 kg sampah anorganik. Selain mengumpulkan sampah, warga juga menghasilkan lima produk inovasi olahan sampah.

Untuk mendukung operasional bank sampah, BRI memberikan bantuan peralatan. Bantuan tersebut meliputi dua unit komposter untuk mengubah sampah menjadi pupuk, keranjang sampah anorganik, serta berbagai peralatan penunjang lainnya.

Sejak diluncurkan pada 2021, program BRI Peduli “Yok Kita Gas” telah menjangkau 117 lokasi di seluruh Indonesia. Cakupannya luas, mulai dari 45 bank sampah, 5 pasar tradisional, hingga 91 sekolah.

Berdasarkan data akumulasi, total sampah yang berhasil dikelola mencapai angka yang fantastis, yakni 1,29 miliar kg. Rinciannya, sampah anorganik tercatat sebanyak 519,98 juta kg dan sampah organik mencapai 779,74 juta kg.

Dampak lingkungannya pun sangat besar. Program ini mampu mereduksi emisi gas rumah kaca hingga 2,36 juta kg CO2e. Selain itu, dihasilkan pula 1.003 liter pupuk organik cair, 24.025 unit pupuk kompos, serta 777 liter eco enzyme.

Hingga saat ini, BRI telah menyalurkan berbagai bantuan fisik untuk mendukung manajemen sampah nasional. Fasilitas yang diberikan mencakup 45 unit mesin pengolahan sampah, 44 unit kendaraan penunjang, serta 249 unit tempat sampah.

“Warga mendapatkan manfaat berupa wawasan serta keterampilan dalam memilah sampah dari rumah,” imbuh Dhanny.

Langkah ini sejalan dengan komitmen BRI dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Terutama pada pilar pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berkelanjutan bagi masyarakat perkotaan yang padat penduduk.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Progres Pembangunan Pabrik CA-EDC Chandra Asri Group Capai 50%, Siap Beroperasi pada 2027

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), melalui...

Perkuat Bisnis Digital, SOHO Global Health (SOHO) Siap Tambah Lini Bisnis Baru

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – Perusahaan farmasi dan kesehatan PT SOHO...

Hasil RUPSLB Unilever Indonesia (UNVR): Nurdiana Darus Resmi jadi Direktur Baru

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) menggelar...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru