Senin, Januari 12, 2026
23.8 C
Jakarta

IHSG Berfluktuasi, Phintraco Rekomendasikan Saham-Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan akan bergerak fluktuatif pada perdagangan saham Jumat (5/7/2024). Laju IHSG diprediksi bakal berada pada kisaran 7.200-7.240. Hal itu disampaikan oleh tim analis Phintraco Sekuritas, dalam risetnya yang dipublikasikan hari ini.

Pada penutupan perdagangan Kamis (4/7/2024), IHSG berakhir menguat 24,134 poin atau naik 0,34% menjadi 7.220,889, dari penutupan Rabu (03/7/2024) di posisi 7.196,755. IHSG kembali ditutup menguat, bahkan menembus level 7.200. Harga saham 351 emiten ditutup menguat dari 788 emiten yang sahamnya ditransaksikan, Kamis (04/7/2024). IHSG hari kemarin sempat naik ke posisi tertinggi harian di 7.262,838.

 

Menurut analis dari Phintraco Sekuritas, tanpa arahan dari Wall Street pada hari Kamis (4/7), IHSG mungkin akan mengalami kegamangan pada perdagangan Jumat hari ini. Secara teknikal, indikator Stochastic RSI menunjukkan kondisi yang sangat overbought. Kondisi ini menyebabkan kemungkinan rally penguatan IHSG tertahan pada Jumat (5/7).

Mereka menambahkan, IHSG ditopang oleh penguatan lanjutan nilai tukar Rupiah mencapai Rp16.325/US$ (-0,24%) pada Kamis (4/7) sore. Penguatan ini dipicu oleh meningkatnya spekulasi mengenai pemangkasan suku bunga oleh The Fed pada September 2024. Beberapa ekonom bahkan mulai mempertimbangkan kemungkinan pemangkasan sebanyak tiga kali di tahun 2024. Faktor pendorongnya antara lain pelemahan data sektor tenaga kerja di AS dan penurunan signifikan indeks sektor jasa di AS pada bulan Juni 2024.

 

“Top picks di Jumat (5/7/2024) meliputi HMSP, BFIN, BUKA, MAIN dan CPIN” jelas tim analis Phintraco Sekuritas,”

Top Picks Phintraco Sekuritas,

Berikut beberapa analisa lengkap saham rekomendasi tim analis Phintraco Sekuritas:

1.AUTO – Trading Buy:

Rebound di area support dan tidak membentuk new low baru sehingga berpotensi membentuk double bottom. Didukung dengan stochastic RSI dan MACD yang golden cross diiringi volume yang cukup solid. Susunan candle juga membentuk three white soldier yang mengindikasikan adanya potensi kenaikan. 

 

Entry : 1980-2010

Stop-loss : <1950

Target 2: 2300

Target 1: 2150

 

2.MAIN – Trading Buy:

Membentuk pola candle marobozu dengan volume yang solid mengindikasikan adanya potensi kenaikan. Didukung dengan stochastic RSI dan MACD yang golden cross, disertai harga yang solid diatas garis MA5 dan MA20

 

Entry : 680

Stop-loss : <650

Target 2: 825

Target 1: 750

 

3.TMAS – Speculative Buy:

Berhasil breakout dari area double bottom di 160 dan berhasil breakout diatas garis MA200. Didukung dengan stochastic RSI dan MACD yang golden cross. Jika bertahan diatas 160 maka double bottom terkonfirmasi.

 

Entry : 160-164

Stop-loss : <157

Target 2: 180

Target 1: 171

- Advertisement -

Artikel Terkait

Diungkit Sederet Saham Ini, IHSG Sesi I Naik 0,13% ke 8.947,963

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Pengendali Jual 878,377 Juta Saham BCIC di Harga Atas, Kantongi Cuan Rp272,29 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pemegang saham pengendali PT Bank JTrust Indonesia...

IPOT Rekomendasikan Beli Saham Sektor Properti dan Tambang, Ini Daftar Sahamnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru