IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari Ini! Ada INDF dan BFIN
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi berpeluang mengalami koreksi jangka pendek pada perdagangan Selasa (4/8/2026). Pergerakan indeks hari ini akan menguji ketahanannya pada rentang support yang telah ditentukan.
Fanny Suherman, CFPยฎ, Head of Retail Research BNI Sekuritas, memberikan pandangannya terkait arah pasar. Menurutnya, indeks menunjukkan indikasi adanya pelemahan dalam waktu dekat.
โIHSG berpeluang untuk koreksi short term,โ ujar Fanny dalam risetnya hari ini.
Pada penutupan perdagangan Senin (3/8/2026), IHSG parkir di level 6.234,50. Angka ini melemah -0,026% atau turun tipis dibanding hari sebelumnya. Tercatat sebanyak 292 saham menguat, 348 saham melemah, dan 150 saham stagnan.
Penurunan indeks tersebut disertai dengan aksi jual bersih oleh investor asing. Total nilai jual bersih (net sell) asing mencapai sekitar Rp759 miliar.
Sejumlah saham berkapitalisasi besar menjadi sasaran jual para pemodal luar negeri. Saham-saham tersebut meliputi TPIA, AMMN, BMRI, BBRI, dan ASII.
Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas menetapkan rentang batas bawah (support) IHSG pada level 6.140-6.180. Sementara itu, titik hambat atau batas atas (resistance) diperkirakan berada di posisi 6.260-6.300.
Fanny juga membagikan beberapa ide perdagangan saham yang menarik untuk dicermati para investor. โTrading idea hari ini: INDF, BFIN, BNBR, DSSA, LSIP, dan DOOH,โ imbuhnya.
Berikut rincian rekomendasi trading lengkapnya:
1. INDF โ Spec Buy
- Direktur ISAT Irsyad Sahroni Borong 1 Juta Saham Senilai Rp1,92 Miliar
- Hasil Investasi Maximus Insurance Tertekan Volatilitas Pasar di Semester I 2026
- IHSG Pagi Ini Naik 21,717 Poin, Mayoritas Saham Menghijau
- NIRO Bakal Lepas Salah Satu Lini Usaha Entitas Anak, Ini Tujuannya
- BEI Hentikan Perdagangan Saham BAJA Usai Harga Melonjak 88,81%
- Direktur ISAT Irsyad Sahroni Borong 1 Juta Saham Senilai Rp1,92 Miliar
- IHSG Pagi Ini Naik 21,717 Poin, Mayoritas Saham Menghijau
- NIRO Bakal Lepas Salah Satu Lini Usaha Entitas Anak, Ini Tujuannya
- Hasil Investasi Maximus Insurance Tertekan Volatilitas Pasar di Semester I 2026
- BEI Hentikan Perdagangan Saham BAJA Usai Harga Melonjak 88,81%
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Stock Futures Wall Street Naik Tipis Usai Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi