IHSG Berpotensi Menguat, Pilarmas Sekuritas Jagokan ANTM, TPIA dan BRPT

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada perdagangan Kamis (9/4/2026). Meski sempat dibuka melemah di level 7.238,462, indeks komposit berhasil naik 28,380 poin atau tumbuh 0,39% ke posisi 7.307,589.

Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, mencermati pergerakan pasar saat ini. Laju indeks didorong oleh sektor consumer cyclicals yang melesat 1,99%. Sebaliknya, sektor financials menjadi yang terlemah dengan penurunan sebesar 1,23%.

IHSG diprediksi bergerak pada rentang level support 7.240 dan resistance 7.400. Maximilianus memberikan penjelasan mengenai potensi teknikal pasar.

“Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi menguat terbatas dengan support dan resistance 7.240 – 7.400,” ujarnya dalam riset harian, Jumat (10/4/2026).

Sentimen global saat ini fokus pada risalah pertemuan FOMC (Federal Open Market Committee). Para pejabat The Fed mengkhawatirkan perang Iran dapat memicu lonjakan inflasi. Bank sentral Amerika Serikat (AS) tersebut membuka peluang kenaikan suku bunga jika situasi memburuk.

Namun, The Fed tetap memberikan isyarat pemangkasan suku bunga sebanyak satu kali tahun ini. Rencana tersebut diproyeksikan terjadi pada Desember mendatang. Hal ini tetap bergantung pada selesainya konflik geopolitik dalam waktu dekat.

Data ekonomi AS menunjukkan hasil beragam. US Personal Income turun dari 0,4% menjadi -0,1% yang menandakan pendapatan mulai berkurang. Di sisi lain, US Personal Spending justru naik menjadi 0,5% dari sebelumnya 0,3%.

Dari dalam negeri, Bank Dunia menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 menjadi 4,7%. Angka ini lebih rendah dari perkiraan sebelumnya sebesar 4,8%. Penurunan ini dipicu tekanan eksternal seperti kenaikan harga minyak global dan sentimen risk-off di pasar keuangan.

Meski demikian, posisi Indonesia sebagai eksportir komoditas menjadi penopang penting. Belanja pemerintah dan proyek investasi strategis diharapkan mampu menjaga momentum pertumbuhan. Ekonomi nasional dinilai masih cukup resilien menghadapi dinamika global.

Untuk perdagangan hari ini, Pilarmas Investindo Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham pilihan:

  1. ANTM (Buy)
  • Last Price: Rp3.750
  • Support: Rp3.620
  • Resistance: Rp4.000
  • Target: Rp3.980
  1. TPIA (Buy)
  • Last Price: Rp5.200
  • Support: Rp5.025
  • Resistance: Rp5.750
  • Target: Rp5.700
  1. BRPT (Buy)
  • Last Price: Rp1.855
  • Support: Rp1.780
  • Resistance: Rp2.030
  • Target: Rp2.020

Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai informasi. Isinya tidak dimaksudkan mengajak pembaca membeli atau menjual saham. Seluruh pandangan dan rekomendasi bersumber dari analis sekuritas. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Lakukan riset secara mandiri sebelum menentukan pilihan investasi.

- Advertisement -

Artikel Terkait

IHSG Berpotensi Koreksi, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari Ini: Ada BUMI dan CPIN

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa...

Dilirik Asing, Investor Malaysia hingga AS Ikut Genggam Saham DRMA

STOCKWATCH.ID (CIKARANG) – PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) merilis...

Resmi Melantai di BEI Hari Ini, Pemegang Saham Pengendali WBSA Janji Tahan Kepemilikan 12 Bulan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT BSA Logistics Indonesia Tbk resmi...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru