back to top

IHSG Berpotensi Rebound, Bahana Sekuritas Rekomendasikan TLKM, ISAT hingga ELSA!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak menguat pada perdagangan Senin (16/3/2026). Pergerakan IHSG diperkirakan berada di rentang 7.000 hingga 7.350.

Proyeksi tersebut disampaikan Retail Research & Investment Bahana Sekuritas, Dimas Wahyu Putra Pratama, CTA, dalam riset yang dirilis hari ini. Ia menilai arah pergerakan IHSG masih didukung sentimen teknikal untuk kembali bangkit.

“Secara teknikal IHSG Senin 16 Maret 2026 diperkirakan akan bergerak menguat (Rebound),” ujar Dimas.

Sejumlah sektor dinilai menarik untuk dicermati pelaku pasar. Sektor tersebut mencakup IDXTECH, IDXFIN, IDXNCYC, IDXBASIC, IDXTRANS, dan IDXHEALTH.

Jelang akhir pekan, harga sebagian besar saham kembali ditutup melemah pada perdagangan Jumat (13/3/2026). Penurunan harga saham sebanyak 629 ini terus menekan IHSG ke zona merah. IHSG pada perdagangan tersebut ditutup anjlok 3,05% di level 7.137,212.

Pergerakan ini terbebani aksi jual bersih (nett sell) investor asing yang mencapai Rp117 miliar. Sejumlah saham menjadi pemberat utama indeks. Saham DSSA turun 11,47%, AMMN melemah 10,41%, DCII terkoreksi 7,89%, BMRI turun 4,23%, dan BREN terpangkas 4,18%.

Kondisi pasar global memberikan sentimen negatif. Bursa Wall Street dan bursa Asia kompak ditutup melemah. Hal ini dipicu kekhawatiran lonjakan harga energi dunia akibat konflik di Timur Tengah. Eskalasi tersebut berpotensi mendorong kenaikan inflasi global.

Harga minyak dunia ditutup menguat di atas 2,5%. Kenaikan ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengancam serangan terhadap fasilitas kilang minyak Iran di Pulau Kharg. Militer Iran juga melakukan blokade Selat Hormuz yang mengganggu pasokan minyak global.

Dari sisi kebijakan moneter, Bank Indonesia (BI) diprediksi mempertahankan suku bunga BI-Rate di level 4,75% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) 17-18 Maret 2026. Global Markets Economist Maybank Indonesia, Myrdal Gunarto menilai dampak geopolitik belum cukup kuat mengubah kebijakan.

“Dampak ketegangan geopolitik di Timur Tengah terhadap perekonomian domestik sejauh ini belum cukup kuat untuk mendorong perubahan kebijakan suku bunga acuan,” katanya.

Nilai tukar rupiah dinilai masih stabil di bawah level Rp17.000 per USD. Pemerintah dan BI perlu terus menjaga stabilitas nilai tukar serta menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian global.

Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) batubara. Pemerintah memprioritaskan pasokan untuk kebutuhan dalam negeri, terutama pembangkit listrik (PLTU).

“Pemenuhan kebutuhan batubara bagi konsumsi dalam negeri adalah prioritas utama sebelum dilakukan ekspor,” tegas Bahlil.

Untuk perdagangan sepanjang pekan ini, Bahana Sekuritas merekomendasikan saham-saham berikut:

1. TLKM – ACC BUY

  • Stop Loss Under: Rp2.900

  • Target Price 1: Rp3.150

  • Target Price 2: Rp3.200

  • Current Price: Rp2.970

2. ISAT – ACC BUY

  • Stop Loss Under: Rp1.900

  • Target Price 1: Rp2.100

  • Target Price 2: Rp2.150

  • Current Price: Rp2.000

3. EXCL – ACC BUY

  • Stop Loss Under: Rp2.550

  • Target Price 1: Rp2.750

  • Target Price 2: Rp2.850

  • Current Price: Rp2.650

4. BUMI – ACC BUY

  • Stop Loss Under: Rp200

  • Target Price 1: Rp220

  • Target Price 2: Rp230

  • Current Price: Rp210

5. DEWA – ACC BUY

  • Stop Loss Under: Rp386

  • Target Price 1: Rp410

  • Target Price 2: Rp420

  • Current Price: Rp396

6. ELSA – ACC BUY

  • Stop Loss Under: Rp690

  • Target Price 1: Rp740

  • Target Price 2: Rp755

  • Current Price: Rp710

7. RAJA – ACC BUY

  • Stop Loss Under: Rp3.170

  • Target Price 1: Rp3.480

  • Target Price 2: Rp3.650

  • Current Price: Rp3.320

8. MAPI – ACC BUY

  • Stop Loss Under: Rp1.050

  • Target Price 1: Rp1.150

  • Target Price 2: Rp1.185

  • Current Price: Rp1.090

9. WIIM – ACC BUY

  • Stop Loss Under: Rp1.800

  • Target Price 1: Rp1.950

  • Target Price 2: Rp2.050

  • Current Price: Rp1.850

10. HMSP – ACC BUY

  • Stop Loss Under: Rp700

  • Target Price 1: Rp775

  • Target Price 2: Rp800

  • Current Price: Rp740

Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai informasi. Isinya tidak dimaksudkan untuk mengajak pembaca membeli atau menjual saham. Seluruh pandangan dan rekomendasi bersumber dari analis sekuritas. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Lakukan riset secara mandiri sebelum menentukan pilihan investasi.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Awal Perdagangan, IHSG Anjlok Lagi 2,96% di Bawah 7.000 Dipicu Sederet Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Boncos 51% dalam Sepekan, BEI Gembok Saham Emiten Budidaya Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara...

Waspada Pelemahan Lanjutan, Intip 6 Saham Jagoan BNI Sekuritas Hari Ini! Ada ELSA dan PTRO

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru