STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi berpotensi melakukan pembalikan arah atau rebound teknis pada perdagangan Selasa (7/4/2026). Indeks akan menguji kekuatan untuk kembali ke level psikologis di atas 7.000.
Fanny Suherman, CFP®, Head of Retail Research BNI Sekuritas, memberikan pandangannya terkait arah pasar. Menurutnya, indeks memiliki peluang menguat dalam jangka pendek.
“IHSG berpotensi short term teknikal rebound ke level 7.020-7.050,” ujar Fanny dalam risetnya hari ini.
Pada penutupan perdagangan Senin (6/4/2026), IHSG parkir di level 6.989,426. Angka ini turun 37,355 poin atau melemah 0,53% dibanding penutupan Kamis (2/4/2026). Indeks bahkan sempat merosot hingga menyentuh level terendah harian di posisi 6.934,889.
Pelemahan indeks pada awal pekan ini dipicu oleh rontoknya harga saham 412 emiten. Tercatat hanya 255 emiten yang berakhir menguat. Sementara itu, sebanyak 151 saham emiten lainnya tidak mengalami perubahan harga.
Kondisi pasar juga diwarnai aksi jual bersih oleh investor asing. Total nilai jual bersih asing mencapai sekitar Rp611 miliar. Lima saham yang paling banyak dilepas pemodal luar negeri meliputi BBRI, BMRI, BBCA, BUMI, dan BRMS.
Meskipun ada peluang menguat, Fanny mengingatkan investor untuk tetap waspada. Ia menilai pergerakan indeks masih sangat bergantung pada kemampuannya menembus titik hambatan tertentu.
“Hati-hati, jika belum break di atas 7.050, rentan kembali koreksi hari ini,” tuturnya.
Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas menetapkan rentang batas bawah (support) IHSG pada level 6.850-6.900. Sementara itu, titik hambat atau batas atas (resistance) diperkirakan berada di posisi 7.020-7.050.
Fanny juga membagikan beberapa ide perdagangan saham yang menarik untuk dicermati. “Trading idea hari ini: ESSA, MEDC, TPIA, ADMR, AADI, dan LSIP,” imbuhnya.
Berikut rincian rekomendasi trading lengkapnya:
- ESSA – Spec Buy
- Area beli: Rp655 – Rp665
- Cut loss: di bawah Rp650
- Target dekat: Rp680 – Rp685
- MEDC – Spec Buy
- Area beli: Rp1.580 – Rp1.600
- Cut loss: di bawah Rp1.560
- Target dekat: Rp1.630 – Rp1.650
- TPIA – Spec Buy
- Area beli: Rp3.900 – Rp3.990
- Cut loss: di bawah Rp3.870
- Target dekat: Rp4.050 – Rp4.150
- ADMR – Spec Buy
- Area beli: Rp1.720 – Rp1.800
- Cut loss: di bawah Rp1.700
- Target dekat: Rp1.865 – Rp1.900
- AADI – Spec Buy
- Area beli: Rp10.750 – Rp10.875
- Cut loss: di bawah Rp10.625
- Target dekat: Rp11.000 – Rp11.275
- LSIP – Spec Buy
- Area beli: Rp1.440 – Rp1.460
- Cut loss: di bawah Rp1.435
- Target dekat: Rp1.480 – Rp1.500
Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai informasi. Isinya tidak dimaksudkan untuk mengajak pembaca membeli atau menjual saham. Seluruh pandangan dan rekomendasi bersumber dari analis sekuritas. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Lakukan riset secara mandiri sebelum menentukan pilihan investasi.
