back to top

IHSG Diprediksi Melemah, Bahana Sekuritas Rekomendasikan “ACC Buy” Saham BSDE, SMRA, CTRA dan CLEO

STOCKWATC.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan bergerak melemah pada perdagangan saham Selasa (08/4/2025). IHSG diprediksi berada di rentang 6.200-6.700. Demikian tulis tim analis pasar modal PT Bahana Sekuritas, dalam risetnya yang dipublikasikan hari ini.

Menurut tim analis pasar modal PT Bahana Sekuritas, investor dapat mencermati sektor IDXBASIC, IDXCYC, IDXHEALTH, IDXPROP, IDXINFRA, IDXTRANS, IDXNCYC, IDXFIN, IDXINDUS.

Untuk perdagangan hari ini, tim analis pasar modal PT Bahana Sekuritas merekomendasikan Accumulative Buy (Acc Buy) saham BSDE, SMRA, CTRA dan CLEO, sementara saham PANI dan ERAA disarankan Buy on Weakness (BOW). Sedangkan saham INDF dan CBDK disarankan Buy on Break.

Sementara itu, pada perdagangan Senin (07/4/2025), Bursa Wall Street ditutup melemah di tengah kekhawatiran perlambatan ekonomi dan potensi meningkatnya inflasi AS akibat kebijakan tarif impor Presiden Donald Trump.

Bursa saham Asia ditutup melemah dipicu kebijakan tarif impor tinggi AS dan meningkatnya kekhawatiran perang dagang global. Harga minyak mentah ditutup melemah didorong penerapan tarif baru impor AS dan peningkatan produksi minyak OPEC+.

Sebelumnya, IHSG ditutup menguat pada perdagangan Kamis (27/3/2025). Saham penopang IHSG adalah BBRI (+1.25%), AMMN (+3.37%), ASII (+2.5%), BMRI (+0.97%), dan PANI (+9.89%). Asing mencatatkan nett buy sebesar Rp623 miliar.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Tiga Emiten Raup Rp3,75 Triliun dari Rights Issue, Satu Perusahaan Properti Masih Antre

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada...

BEI Catat 7 Perusahaan dalam Pipeline IPO, Sektor Keuangan Paling Dominan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak...

Danantara Kuasai 90% Saham WIKA, Free Float Tinggal 8,96%

STOCKWTCH.ID (JAKARTA) – Struktur kepemilikan saham PT Wijaya Karya...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru