back to top

IHSG Diprediksi Melemah, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ APEX, MEDC, ANTM hingga PSAB!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak melemah pada perdagangan Senin (9/3/2026). Pergerakan IHSG diperkirakan berada di rentang 7.450 hingga 7.850.

Proyeksi tersebut disampaikan Retail Research & Investment Bahana Sekuritas, Dimas Wahyu Putra Pratama, CTA, dalam riset yang dirilis hari ini.

“Secara teknikal IHSG Senin 9 Maret 2026 diperkirakan akan bergerak melemah,” ujar Dimas.

Sejumlah sektor dinilai tetap menarik untuk dicermati pelaku pasar. Sektor tersebut mencakup IDXTECH, IDXFIN, IDXNCYC, IDXBASIC, IDXTRANS, dan IDXENER.

Indeks gagal bertahan di zona hijau pada perdagangan akhir pekan lalu. IHSG pada perdagangan saham Jumat (6/3/2026) ditutup di level 7.585,687.

Berdasarkan data RTI Business, IHSG melemah 124,850 poin. Angka ini rontok 1,62% dari penutupan Kamis (5/3/2026) di level 7.710,537.

Pergerakan ini ditekan oleh aksi jual bersih (net sell) investor asing mencapai Rp263 miliar. Sejumlah saham berkapitalisasi besar menjadi pemberat indeks. Saham BBRI turun 2,13%, BMRI melemah 2,83%, BYAN merosot 4,67%, BBCA turun 1,41%, dan BRMS rontok 6,43%.

Kondisi pasar global saat ini memberikan sentimen negatif. Bursa Wall Street ditutup melemah menyusul rilis data Nonfarm Payroll AS yang turun 92.000 pekerjaan. Hal ini mendorong kekhawatiran perlambatan ekonomi AS.

Bursa Asia juga ditutup variatif di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Ancaman gangguan pasokan energi global memicu kekhawatiran lonjakan inflasi dunia.

Harga minyak dunia ditutup menguat tajam pasca serangan terhadap fasilitas infrastruktur kilang minyak di Iran. Kekhawatiran krisis energi dunia akibat pengurangan produksi migas negara-negara Timur Tengah turut membayangi pasar.

Penghentian pasokan gas Rusia terhadap Eropa juga berpotensi mendorong lonjakan inflasi global. Ancaman kenaikan inflasi ini mempersulit ruang bagi Federal Reserve melakukan pemangkasan suku bunga lanjutan.

Dari sisi domestik, likuiditas perekonomian terus dipantau. Uang Primer (M0) Adjusted pada Februari 2026 tumbuh 18,3% menjadi Rp2.228 triliun. Angka ini lebih tinggi dari pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 14,7%. Peningkatan likuiditas ini didorong pertumbuhan giro bank umum di Bank Indonesia dan uang kartal yang diedarkan.

Bank Indonesia juga merilis posisi cadangan devisa akhir Februari 2026. Cadangan devisa tercatat turun lagi sebesar USD2,6 miliar menjadi USD151,9 miliar.

Penurunan ini dipengaruhi pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah. Meski turun, posisi ini setara pembiayaan 6,1 bulan impor dan masih berada di atas standar kecukupan internasional.

Untuk perdagangan sepanjang Senin hingga Jumat pekan ini, Bahana Sekuritas merekomendasikan saham-saham berikut:

  1. APEX – ACC BUY
    • Stop Loss Under: Rp216
    • Target Price 1: Rp260
    • Target Price 2: Rp270
    • Current Price: Rp232

  2. ELSA – ACC BUY
    • Stop Loss Under: Rp815
    • Target Price 1: Rp890
    • Target Price 2: Rp915
    • Current Price: Rp850

  3. MEDC – ACC BUY
    • Stop Loss Under: Rp1.700
    • Target Price 1: Rp1.800
    • Target Price 2: Rp1.835
    • Current Price: Rp1.765

  4. AKRA – ACC BUY
    • Stop Loss Under: Rp1.215
    • Target Price 1: Rp1.290
    • Target Price 2: Rp1.340
    • Current Price: Rp1.255

  5. RAJA – ACC BUY
    • Stop Loss Under: Rp3.500
    • Target Price 1: Rp4.000
    • Target Price 2: Rp4.210
    • Current Price: Rp3.770

  6. BUMI – ACC BUY
    • Stop Loss Under: Rp220
    • Target Price 1: Rp244
    • Target Price 2: Rp256
    • Current Price: Rp230

  7. DEWA – ACC BUY
    • Stop Loss Under: Rp410
    • Target Price 1: Rp450
    • Target Price 2: Rp462
    • Current Price: Rp438

  8. PTRO – ACC BUY
    • Stop Loss Under: Rp4.850
    • Target Price 1: Rp5.200
    • Target Price 2: Rp5.350
    • Current Price: Rp4.960

  9. ANTM – ACC BUY
    • Stop Loss Under: Rp3.950
    • Target Price 1: Rp4.170
    • Target Price 2: Rp4.310
    • Current Price: Rp4.040

  10. PSAB – ACC BUY
    • Stop Loss Under: Rp500
    • Target Price 1: Rp550
    • Target Price 2: Rp570
    • Current Price: Rp525

Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai informasi. Isinya tidak dimaksudkan untuk mengajak pembaca membeli atau menjual saham. Seluruh pandangan dan rekomendasi bersumber dari analis sekuritas. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Lakukan riset secara mandiri sebelum menentukan pilihan investasi.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Buat Belanja Modal, Indointernet Tambah Modal Anak Usaha Rp72  Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Indointernet Tbk (EDGE) atau disebut Indonet...

PT SMI Rilis Obligasi Ritel ORIS Mulai Rp5 Juta

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau...

Penurunan IHSG Berlanjut, Ambruk Lagi 3,27% ke 7.337,369

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Awal pekan, Indeks Harga Saham Gabungan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru