IHSG Pagi di Level 6.947,364, Turun 0,31%, Dibebani Saham BBCA, TLKM, BBRI, BMRI
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan saham, Jumat (20/6/2025) terus mengalami tekanan, melemah 21,275 poin atau turun 0,31% menjadi 6.947,364, dari penutu...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan saham, Jumat (20/6/2025) terus mengalami tekanan, melemah 21,275 poin atau turun 0,31% menjadi 6.947,364, dari penutupan Kamis (19/6/2025) di level 6.968,639.
Penurunan IHSG pagi ini, antara lain, dipicu oleh anjloknya harga saham emiten berkapitalisasi besar. Harga saham TLKM, misalnya, turun 0,37% jadi Rp2.680 per unit. BBCA turun 0,57% jadi Rp8.725, ASII turun 0,22% jadi Rp4.520, BBRI turun 0,79% jadi Rp3.770, dan BMRI turun 1,41% ke harga Rp4.900 per saham.
Sedangkan saham ENRG naik 4,93% jadi Rp370 per saham. BRMS naik 1,90% jadi Rp430, BRPT naik 3,70% jadi Rp1.540, BUMI naik 3,31% jadi Rp125, TOBA naik 1,18% jadi Rp850, CUAN naik 0,86% jadi Rp11.750, dan PGEO naik 0,34% ke harga Rp1.475 per saham.
- Komisaris HEAL Hasmoro Borong 218.600 Saham Saat Harga Turun
- Pendapatan Melonjak 25%, EXCL Berhasil Pangkas Rugi Bersih di Semester I 2026
- BEI Soroti Lonjakan Saham KOTA 36,80%, Manajemen Buka Suara
- IHSG Pagi Ini Hijau, Sebanyak 294 Emiten Menguat, Ada AMMN, TPIA dan DEWA
- Harga Naik Tak Wajar, Saham GIAA dan DWGL Masuk Radar UMA BEI
- Komisaris HEAL Hasmoro Borong 218.600 Saham Saat Harga Turun
- BEI Soroti Lonjakan Saham KOTA 36,80%, Manajemen Buka Suara
- IHSG Pagi Ini Hijau, Sebanyak 294 Emiten Menguat, Ada AMMN, TPIA dan DEWA
- Pendapatan Melonjak 25%, EXCL Berhasil Pangkas Rugi Bersih di Semester I 2026
- Harga Naik Tak Wajar, Saham GIAA dan DWGL Masuk Radar UMA BEI
- Prajogo Pangestu Borong 51,7 Juta Saham CUAN, Rogoh Kocek Rp36,68 Miliar
- Usai Terbang Tinggi, BEI Akhirnya Cabut Suspensi Saham Ini Mulai Sesi Pertama
- Harga Minyak Global Lanjutkan Tren Penguatan, Selat Hormuz Masih Terkunci Syarat...
- Karya Pacific Investama Borong 3,08 Miliar Saham IATA Senilai Rp230,35 Miliar
- Wall Street Memerah, Saham Teknologi Rontok Saat Ketegangan Selat Hormuz Meningk...