Senin, Januari 12, 2026
27.1 C
Jakarta

IHSG Sesi I Menuju Level 6.000, Merosot Tajam 2,20%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Aksi panic selling atas sebagian besar saham terus terjadi hingga sesi pertama perdagangan Jumat (07/2/2025). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham sesi pertama di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (07/2/2025) ditutup di posisi 6.724,425, anjlok 151,110 poin atau merosot ajam 2,20%, dari penutupan Kamis (06/2/2025) di posisi 6.875,536.

Turunnya IHSG siang ini dipicu oleh anjloknya saham 424 dari 779 emiten yang sahamnya ditransaksikan pada sesi pertama, Jumat (07/2/2025). IHSG pada sesi I Jumat ini, sempat mencapai level tertinggi di 6.875,592 dan terendah di 6.656,724.

Penurunan IHSG siang ini, menurut data RTI Business, antara lain dipicu oleh melemahnya harga saham, terutama saham-saham berkapitalisasi besar (big cap), di antaranya BMRI sebesar 0,98% jadi Rp5.050 per saham. BBNI turun 0,47% jadi Rp4.270, AMMN turun 1,75% jadi Rp7.00, dan TLKM turun 1,17% ke harga Rp2.530 per saham.

Sedangkan saham BRIS ditutup naik 4,17% jadi Rp3.000 per saham. ASII naik 2,20% jadi Rp4.650, BBCA naik 2,23% jadi Rp9.150, BBRI naik 1,01% jadi Rp4.010, OBAT naik 15,25% jadi Rp680, dan HMSP naik 0,86% ke harga Rp585 per saham.

Total volume perdagangan saham di BEI pada sesi I, Jumat (07/2/2025) mencapai 9,813 miliar lembar saham senilai Rp7,228 triliun dengan frekuansi transaksi sebanyak 759.219 kali.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Emtek Kokohkan Posisi Pengendali di SCMA, Jumlah Pemegang Saham Naik di Akhir 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — PT Surya Citra Media Tbk (SCMA)...

Diungkit Sederet Saham Ini, IHSG Sesi I Naik 0,13% ke 8.947,963

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru