STOCKWTATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak sejarah baru pada perdagangan Rabu (17/9/2025). IHSG ditutup menguat 67,483 poin atau naik 0,85% ke level 8.025,179. Sehari sebelumnya, Selasa (16/9/2025), IHSG masih berada di posisi 7.957,696.
IHSG mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah (all time hight/ATH) pada perdagangan saham hari ini. Sepanjang perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi harian 8.025,18 dan terendah 7.940,513. Peningkatan ini tak lepas dari sentimen positif setelah Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur pada 16-17 September 2025.
Kenaikan IHSG ditopang oleh menguatnya harga saham 360 emiten. Sementara itu, 318 emiten ditutup turun dan 124 emiten stagnan.
Lonjakan IHSG ini juga memecahkan rekor kapitalisasi pasar yang menembus Rp14.516 triliun. Angka tersebut naik dari posisi Rp14.384 triliun pada Selasa (16/9/2025) yang juga sempat mencatat rekor tertinggi.
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, menilai pencapaian ini mencerminkan optimisme seluruh pemangku kepentingan pasar modal Indonesia. “Kinerja impresif tersebut turut diperkuat oleh sinergi erat antara BEI, pelaku industri pasar modal, serta dukungan kebijakan otoritas terkait termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Pemerintah Indonesia,” kata Iman di Jakarta, Rabu (17/9/2025).
Ia menambahkan, kebijakan strategis pemerintah dalam menjaga fundamental ekonomi dinilai berhasil menciptakan sentimen positif. Hal ini juga memperkuat kepercayaan investor di tengah dinamika global dan tantangan yang masih berlangsung.
Langkah konkret pemerintah untuk memastikan pertumbuhan ekonomi berkesinambungan ikut menopang penguatan IHSG dan pasar modal secara keseluruhan.
Iman menegaskan komitmen BEI akan terus menjaga momentum positif ini melalui berbagai inisiatif. “Diharapkan pasar modal Indonesia dapat semakin memperkuat pilar perekonomian nasional yang mandiri, berdaulat, dan berkelanjutan demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.
