Indeks Saham Jepang Nikkei 225 Pecah Rekor, Sentuh Angka 45.000 untuk Pertama Kalinya

STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham Asia-Pasifik bergerak bervariasi pada akhir perdagangan Selasa (16/9/2025) waktu setempat. Pasar saham Jepang dan Korea Selatan memimpin penguatan. Sentimen pasar didorong kabar positif dari perundingan dagang Amerika Serikat dan China di Spanyol.

Mengutip CNBC International, indeks Nikkei 225 sempat menembus level 45.000 untuk pertama kalinya dan berakhir naik 0,3% di 44.902,27. Presiden Donald Trump mengatakan negosiasi dagang antara AS dan China berjalan baik. Meski begitu, pasar juga menyoroti kesepakatan kerangka pelepasan kepemilikan TikTok asal China.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent di Madrid menyampaikan syarat komersial sudah disepakati. “Kerangka perjanjian ini telah selesai dibahas, tinggal menunggu pembicaraan lanjutan,” ujarnya. Trump dan Presiden China Xi Jinping dijadwalkan berbicara pada Jumat mendatang.

Indeks Topix Jepang juga ikut menguat 0,25% menjadi 3.168,36 setelah sempat menyentuh rekor baru.

Di Korea Selatan, Kospi ditutup melonjak 1,24% ke level 3.449,62. Lonjakan ini dipicu keputusan pemerintah yang membatalkan rencana kenaikan pajak capital gain saham. Saham Kolon Mobility Group terbang 29,91%, Il Dong Pharmaceutical naik 18,16%, dan produsen mi instan Nongshim melonjak 16,78%. Sementara itu, indeks kecil Kosdaq melemah 0,85% ke 851,84.

Dari Australia, indeks ASX 200 menguat 0,28% ke posisi 8.877,70. Di sisi lain, Hang Seng Hong Kong melemah tipis 0,03% ke 26.438,51. Indeks Shanghai naik 0,04% ke 3.861,86, sedangkan CSI 300 turun 0,21% ke 4.523,34.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Perundingan AS-Iran Buntu, Dow Futures Langsung Terjun Bebas 517 Poin

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Kontrak berjangka (futures) saham Amerika...

Sinyal Damai Ukraina-Rusia Menguat, Bursa Saham Eropa Parkir di Zona Hijau

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup menguat pada...

Mayoritas Bursa Saham Asia Parkir di Zona Hijau Jelang Akhir Pekan

STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik mayoritas...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru