back to top

Inflasi AS Melandai, Harga Emas Dunia Terbang Tinggi Tembus USD 5.030

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia kembali mencetak sejarah baru pada perdagangan Jumat (13/2/2026) waktu setempat atau Sabtu pagi (14/2/2026) WIB. Logam mulia ini melesat lebih dari 2% dipicu rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih rendah dari perkiraan. Kondisi tersebut membangkitkan kembali harapan investor akan pemangkasan suku bunga oleh Bank Sentral AS atau The Fed tahun ini.

Mengutip CNBC International, harga emas spot melonjak 2,25% ke posisi USD 5.030,45 per ons troi. Di pasar berjangka AS, kontrak emas untuk pengiriman April ditutup menguat 2% menjadi USD 5.050,80 per ons troi. Kenaikan ini sekaligus memulihkan kerugian sekitar 3% pada sesi perdagangan sebelumnya.

Data Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan Indeks Harga Konsumen (CPI) Januari naik 0,2%. Angka ini berada di bawah ekspektasi para ekonom yang memprediksi kenaikan 0,3%. Laporan inflasi yang melandai ini mendinginkan kekhawatiran pasar setelah rilis data lapangan kerja yang kuat pada tengah pekan lalu.

Tai Wong, seorang pedagang logam independen, memberikan komentarnya terkait pergerakan pasar. Menurutnya, aset logam mulia sedang mendapatkan momentum positif.

“Emas, dan khususnya perak, sedang menikmati reli kelegaan setelah pembacaan IHK Januari yang ringan meredakan kegugupan yang dipicu oleh laporan ketenagakerjaan yang kuat pada hari Rabu,” ujar Tai Wong.

Para pelaku pasar kini memprediksi total pemangkasan suku bunga sebesar 63 basis poin sepanjang tahun ini. Penurunan suku bunga pertama diperkirakan akan terjadi pada Juli mendatang. Emas yang tidak memberikan imbal hasil biasanya berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah.

Sentimen positif ini sempat tertahan oleh data ketenagakerjaan AS yang dirilis Rabu lalu. AS mencatat tambahan 130.000 lapangan kerja pada Januari. Angka tersebut jauh melampaui perkiraan para analis sebesar 70.000 pekerjaan.

Dari sisi permintaan fisik, minat terhadap emas di China tetap kuat menjelang perayaan Tahun Baru Imlek. Namun, kondisi berbeda terjadi di pasar India yang justru mengalami diskon harga.

Analis dari ANZ memberikan proyeksi optimistis terhadap masa depan logam kuning ini. Mereka menaikkan perkiraan harga emas kuartal kedua menjadi USD 5.800 per ons troi dari perkiraan sebelumnya USD 5.400. ANZ menilai emas tetap memiliki daya tarik kuat sebagai aset asuransi bagi para investor.

Tren kenaikan juga diikuti oleh logam mulia lainnya. Harga perak spot naik 2,29% ke posisi USD 76,88 per ons troi. Pergerakan ini membalikkan keadaan setelah perak anjlok 11% pada sesi sebelumnya.

Kenaikan signifikan juga terjadi pada logam lainnya. Harga platinum spot melonjak 3% menjadi USD 2.059,90 per ons troi. Sementara itu, harga paladium naik 4,66% ke level USD 1.692,12 per ons troi.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Inflasi AS Melandai dan Rencana Pasokan OPEC+ Bayangi Pasar, Harga Minyak Dunia Bergerak Stabil

STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak dunia bergerak stabil pada...

Harga Emas Dunia Anjlok di Bawah USD 5.000, Data Tenaga Kerja AS Jadi Pemicu

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia merosot ke level...

IEA Pangkas Proyeksi Permintaan, Harga Minyak Dunia Terperosok 3%

STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak dunia merosot sekitar 3%...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru