IPCC Lakukan Bongkar Muat Cargo Kendaraan Sebanyak 534.604 Unit di Semester I 2025, Tumbuh 10,9%
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Menurut data Gaikindo capaian produksi otomotif dalam negeri hingga semester I 2025 mengalami pertumbuhan yang cukup menggembirakan. Produksi otomotif meningkat 6,95% atau tu...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Menurut data Gaikindo capaian produksi otomotif dalam negeri hingga semester I 2025 mengalami pertumbuhan yang cukup menggembirakan. Produksi otomotif meningkat 6,95% atau tumbuh 15.189 unit atau secara total 233.648 unit.
PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) yang merupakan bagian tak terpisahkan dari ekosistem logistik kendaraan khususnya bidang kepelabuhanan dibawah pengelolaan Pelindo selaku pengelola pelabuhan terbesar di Indonesia kembali mencatatkan kinerja operasional yang cemerlang dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Endah Dwi Liesly, Sekretaris Perusahaan IPCC, mengemukakan, tercatat hingga bulan Juni 2025, IPCC berhasil melakukan bongkar muat cargo kendaraan (CBU, bus/truk, dan alat berat) yang ditangani hingga 534.604 unit, tumbuh 10,9% atau 52.564 unit secara (YoY).
- IHSG Pagi Ini Hijau, Sebanyak 294 Emiten Menguat, Ada AMMN, TPIA dan DEWA
- Harga Naik Tak Wajar, Saham GIAA dan DWGL Masuk Radar UMA BEI
- IHSG Waspada Koreksi, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari Ini
- PALM Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo pada September 2026
- Karya Pacific Investama Borong 3,08 Miliar Saham IATA Senilai Rp230,35 Miliar
- United Tractors Perkuat Strategi Bisnis Berkelanjutan, Kelola 130 Ribu Hektar Hu...
- BRI Peduli Bangun Posyandu Matahari di Sleman, Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan...
- Prabowo Putuskan Calon Gubernur BI Pekan Ini, Intip Daftar Kandidat Pengganti Pe...
- IHSG Pagi Ini Hijau, Sebanyak 294 Emiten Menguat, Ada AMMN, TPIA dan DEWA
- Harga Naik Tak Wajar, Saham GIAA dan DWGL Masuk Radar UMA BEI
- Prajogo Pangestu Borong 51,7 Juta Saham CUAN, Rogoh Kocek Rp36,68 Miliar
- Usai Terbang Tinggi, BEI Akhirnya Cabut Suspensi Saham Ini Mulai Sesi Pertama
- Harga Minyak Global Lanjutkan Tren Penguatan, Selat Hormuz Masih Terkunci Syarat...
- Wall Street Memerah, Saham Teknologi Rontok Saat Ketegangan Selat Hormuz Meningk...
- Karya Pacific Investama Borong 3,08 Miliar Saham IATA Senilai Rp230,35 Miliar