back to top

IPCM Amankan Kontrak Baru! Fokus Ekspansi ke Tambang dan Siapkan Capex Rp158 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) sedang gencar mengamankan kontrak-kontrak jangka panjang baru yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan perusahaan secara signifikan. Meski nilai pastinya dirahasiakan, Direktur Utama IPCM, Shanti Puruhita, mengungkapkan bahwa kontrak-kontrak ini cukup untuk menaikkan pendapatan perusahaan sekitar 2-3%.

Fokus utama IPCM saat ini adalah ekspansi ke wilayah timur Indonesia, terutama di area-area tambang. Menurut Shanti, banyak terminal khusus di kawasan tersebut yang memerlukan layanan pandu dan tunda dari IPCM. Salah satu pencapaian penting IPCM tahun ini adalah berhasil mengamankan satu Badan Usaha Pelabuhan (BUPP) baru di Pelabuhan Laiwui, Maluku Utara, yang melayani tambang nikel.

“Target kami untuk tahun ini telah berhasil kami lampaui di bulan Juni kemarin, ketika kami mulai intake pelayanan pertama di sana,” jelas Shanti, dalam acara public expose live 2024, Kamis (29/8/2024).

Untuk mendukung ekspansi ini, IPCM telah menganggarkan belanja modal (Capex) sebesar Rp158 miliar pada tahun 2024. Anggaran ini digunakan untuk berbagai jenis investasi, termasuk pengadaan dua unit kapal baru, mesin bantu untuk kapal, pengadaan forklift, serta modifikasi sistem. “Dari total anggaran, tiga item terkait repowering, forklift, dan modifikasi sudah selesai kami laksanakan. Sementara pengadaan dua unit kapal saat ini masih dalam proses,” tambah Shanti.

IPCM juga menargetkan untuk terus memperluas jangkauan layanannya di industri pertambangan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan kinerja di tengah tantangan industri yang semakin kompetitif. “Kami fokus pada pengembangan pasar di terminal-terminal khusus yang bergerak di bidang pertambangan,” kata Shanti.

Dengan semua langkah ini, IPCM optimis dapat meningkatkan kinerja dan pendapatan di tahun 2024. Shanti juga memberikan sinyal positif terkait dividen tahun ini, meskipun detail terkait nilai dan rasio dividen masih belum diumumkan. Namun, yang jelas, IPCM siap menghadapi tantangan dan peluang yang ada di tahun 2024.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Satu-Satunya di Jakarta Raya, KEK ETKI BSD City Kerek Pertumbuhan Sektor Properti

STOCKWATCH.ID (TANGERANG) – Pemerintah resmi mendeklarasikan Kawasan Ekonomi Khusus...

Wapres Gibran Tinjau Proyek Pelabuhan Ekspor Semen SIG Rp1,4 Triliun di Tuban

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia...

Danantara Gandeng Dua Perusahaan Asing Kelola PSEL Bekasi dan Denpasar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Danantara Indonesia resmi mengumumkan mitra terpilih...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru