Minggu, Januari 11, 2026
25.1 C
Jakarta

Isu Damai Ukraina Tekan Saham Pertahanan, Bursa Eropa Ditutup Bervariasi

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup bervariasi pada perdagangan Selasa (30/12/2025) waktu setempat. Sektor pertahanan menjadi sorotan utama karena mengalami tekanan jual yang cukup signifikan. Para investor tengah mencermati kemungkinan terjadinya kesepakatan damai di Ukraina.

Mengutip CNBC International, indeks Stoxx Europe 600 yang berisi saham-saham utama di Eropa ditutup menguat tipis 0,11% ke level 589,35 poin. Sebelumnya, indeks acuan tersebut sempat menyentuh rekor tertinggi harian di angka 589,61 poin pada awal sesi.

Pergerakan indeks di bursa-bursa utama negara Eropa lainnya juga bervariasi. Indeks CAC 40 Prancis dan DAX Jerman kompak mencatatkan kenaikan sebesar 0,10%.

Sebaliknya, pasar saham Inggris dan Italia justru berakhir di zona merah. Indeks FTSE 100 Inggris melemah tipis 0,04%. Penurunan lebih dalam dialami indeks FTSE MIB Italia yang terkoreksi sebesar 0,38%.

Saham-saham perusahaan pertahanan Eropa menjadi pemberat utama bursa kali ini. Penurunan ini terjadi menyusul pembicaraan damai akhir pekan lalu antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.

Tekanan jual pada saham pertahanan terjadi sejak pagi hingga siang hari, meski sempat membaik jelang penutupan. Saham Leonardo tercatat turun 1,96% dan Rheinmetall melemah sekitar 1%. Saham perusahaan pertahanan lain seperti Renk, Kongsberg, dan Saab juga kompak berakhir di zona merah. Indeks sektor kedirgantaraan dan pertahanan Stoxx Europe pun anjlok 1,53%.

Analis Sydbank, Jacob Pedersen, memberikan pandangannya kepada CNBC terkait fenomena ini. Ia menilai pembicaraan damai memang bisa menjadi sentimen negatif sesaat bagi saham pertahanan. Namun, ia meyakini kebutuhan investasi pertahanan di Eropa akan tetap tinggi.

“Akan segera terlihat bahwa investasi yang dibutuhkan dalam pertahanan di Eropa akan berlanjut dan akan berakselerasi secara masif selama beberapa tahun ke depan,” ujar Pedersen.

Pedersen juga melihat sisi positif dari potensi perdamaian tersebut bagi pasar saham secara keseluruhan.

“Jelas merupakan potensi positif bagi ekuitas Eropa jika kita mendapatkan semacam perdamaian,” tambahnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

OJK Beri Perlakuan Khusus Kredit Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) –  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan perlakuan...

Bank Sinarmas Bayar Kupon Obligasi ke-14, Siapkan Dana Segini!

STOCKWATCH.ID, Jakarta – PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) melaksanakan...

Incar Ratusan Tenant, Plaza Indonesia Bidik Okupansi Mall di Atas 80% pada 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru