back to top

Jelang Akhir Pekan, BEI Buka Suspensi Saham Dua Emiten dan Satu Waran Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Remala Abadi Tbk (DATA), saham PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK) dan Waran Seri I PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK-W).

Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, dalam pengumuman, Kamis (27/2/2025), mengemukakan, suspensi saham DATA dan NAIK di Pasar Reguler dan Pasar Tunai serta NAIK-W di Seluruh Pasar dibuka kembali mulai sesi I tanggal 28 Februari 2025.

“Berdasarkan penilaian Bursa, suspensi atas perdagangan saham DATA dan NAIK di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, serta NAIK-W di Seluruh Pasar dibuka kembali mulai sesi I tanggal 28 Februari 2025,” katanya.

Yulianto menyatakan, suspensi saham NAIK yang dilakukan pada 27 Februari 2025 dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor. “BEI memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham NAIK dan NAIK-W,” katanya.

Penghentian sementara perdagangan saham NAIK tersebut dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai. Ini dilakukan Bursa karena terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan. Sedangkan penghentian sementara perdagangan NAIK-W dilakukan di Seluruh Pasar.

“Tujuannya adalah untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham NAIK dan NAIK-W,” katanya.

Sebelumnya, mulai sesi I tanggal 24 Februari 2025, BEI menghentikan sementara perdagangan saham DATA di Pasar Reguler dan Pasar Tunai karena terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan. “Kami mengimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh manajemen DATA,” katanya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Intermediasi Perbankan Positif, Kredit Tumbuh 9,96% Jadi Rp8.557 Triliun pada Januari 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kinerja...

OJK, RNTH Bulanan Konsisten Berada di Atas Rp20 Triliun sejak Agustus 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat tekanan...

Ekspansi Bisnis, Bukaka Teknik (BUKK) Dirikan Entitas Anak Bidang Pengolahan dan Pengadaan Gas

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bukaka Teknik UtamaTbk (BUKK) bersama dengan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru