Juara Piala Dunia Dapat USD50 Juta, Pemain dan Tim Tetap Kena Pajak AS
STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ Final Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi ajang perebutan trofi antara Spanyol dan Argentina. Otoritas pajak Amerika Serikat (AS), Internal Revenue Service (IRS), juga dipe...
STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ Final Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi ajang perebutan trofi antara Spanyol dan Argentina. Otoritas pajak Amerika Serikat (AS), Internal Revenue Service (IRS), juga diperkirakan akan memperoleh bagian dari hadiah dan pendapatan yang dihasilkan selama turnamen berlangsung.
Mengutip MarketWatch, tim yang menjadi juara Piala Dunia 2026 akan menerima hadiah sebesar USD50 juta dari FIFA. Nilai tersebut merupakan bagian dari total hadiah sebesar USD655 juta yang disiapkan FIFA untuk 48 negara peserta berdasarkan pencapaian masing-masing tim.
Direktur Sports and Entertainment Group PKF O'Connor Davies, Robert Raiola, mengatakan siapa pun pemenang final, IRS tetap akan memperoleh penerimaan pajak.
"Tidak ada perbedaan siapa yang memenangkan pertandingan. IRS akan mendapatkan bagiannya," ujar Raiola.
Menurut Raiola, kewajiban pajak tidak hanya berlaku bagi para pemain. Pelatih, staf tim hingga wasit juga berpotensi terkena kewajiban pajak atas pendapatan yang diperoleh di wilayah AS.
"Semua tim yang berpartisipasi dan pulang dengan kenangan dari Piala Dunia juga akan pulang dengan tagihan pajak dalam bentuk tertentu," kata Raiola.
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...
- Tingkatkan Kualitas SDM, BNI Perkuat Tata Kelola Lewat LSP dan Sertifikasi ISO
- Direktur WINS Sugiman Layanto Borong 5,99 Juta Saham, Ini Tujuannya
- Sinergi dengan Danantara, Telkom Bidik Pertumbuhan Bisnis Enterprise hingga 30%
- Prabowo Umumkan Jakarta dan Bali Jadi Lokasi PFII, Buka Opsi Daerah Lain
- Belanja Harian di Indomaret Kini Bisa Pakai Home Credit BayarNanti
- Sinergi Bank Jakarta dan Persija: Perluas Ekosistem Digital dan Literasi Keuanga...
- Resmi Jadi Official Partner Persija, Bank Jakarta Tingkatkan Layanan untuk The J...
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...
- Tingkatkan Kualitas SDM, BNI Perkuat Tata Kelola Lewat LSP dan Sertifikasi ISO