back to top

Jumlah Investor Saham NRCA Naik jadi 13.382, Free Float Capai 21,05%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  –  PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) baru saja merilis Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) terbaru. Laporan ini mencatat komposisi pemegang saham perseroan untuk periode yang berakhir pada 28 Februari 2026. Dokumen pelaporan diserahkan kepada publik pada 9 Maret 2026.

Berdasarkan data dari Biro Administrasi Efek PT Sinartama Gunita, total saham NRCA tercatat sebanyak 2.496.258.344 lembar. Dari jumlah keseluruhan ini, porsi saham publik atau free float mencapai 525.520.344 lembar. Angka kepemilikan publik ini setara dengan 21,05% dari total saham beredar.

PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) masih duduk sebagai pemegang saham pengendali utama. Perusahaan ini menguasai 1.596.200.300 lembar saham. Porsi kepemilikan tersebut menyentuh angka 63,94%. Pemilik manfaat dari pemegang saham di atas 10% ini adalah masyarakat luas.

Selain pengendali, terdapat PT Saratoga Investama sebagai pemegang saham besar di atas 5%. Saratoga tercatat menggenggam 149.362.700 lembar saham atau sekitar 5,98%.

Beberapa nama direksi juga memiliki porsi kepemilikan saham NRCA. Hadiwinarto Christanto memiliki 61.352.500 saham atau 2,46%. Eddy Purwana Wikanta memegang 59.152.500 saham dengan porsi 2,37%. David Suryadhi tercatat menguasai 46.000.000 lembar saham atau 1,84%.

Entitas terafiliasi dari pihak pengendali turut masuk dalam daftar kepemilikan. PT Nusira Putera tercatat memiliki 1,6% saham. PT Hadinusa Tirta dan PT Anindita Rahadian masing-masing memiliki 0,21% saham. Sementara PT Anugerah Andita Suryadi dan PT Persada Capital sama-sama memegang 0,16% porsi saham.

Di sisi lain, jumlah pemegang saham nasabah pemilik Single Investor Identification (SID) mengalami peningkatan positif. Pada bulan sebelumnya, jumlah SID tercatat sebanyak 12.990 investor. Saat ini, jumlah pemegang saham bertambah 392 menjadi 13.382 investor.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Komisaris AKPI Henry Liem Lepas 193.200 Saham Perusahaan di Harga Rp530

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Henry Liem, Komisaris  PT Argha Karya Prima Industry...

TP Rachmat Divestasi 0,25% Saham Essa Industries (ESSA), Dapat Cuan Miliaran

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -T . Permadi Rachmat, salah satu pemegang saham...

Tekan Impor, Chandra Asri Genjot Kapasitas Pabrik MTBE dan Butene-1 hingga 25%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru