Sabtu, Januari 10, 2026
29.1 C
Jakarta

Kantongi Restu RUPS, MKNT Tarik Pinjaman Rp 822 Miliar Demi Akuisisi Dua Perusahaan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) mendapatkan suntikan dana segar melalui skema pinjaman. Total nilai pinjaman tersebut mencapai Rp 822,9 miliar. Kesepakatan ini terjalin setelah perusahaan mengantongi restu pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) terbaru pada Januari 2026.

Emiten yang melantai di Bursa Efek Indonesia sejak 26 Oktober 2015 ini memiliki rekam jejak keputusan penting dalam sejarah RUPS-nya. Pada RUPS Januari 2026, perseroan mendapat persetujuan meminjam dana dari PT Mantra Capital Persadan (MCP) dan PT Headwell Bintang Energi Hijau (HBEH). Dana ini ditujukan untuk mengakuisisi 99,99% saham PT Radja Udang Mallingping dan 99,99% saham PT Citra Baru Steel.

Sebelumnya, pada RUPS Tahunan Juli 2023, terjadi perombakan manajemen. RUPST menerima pengunduran diri Roby Tan selaku Komisaris Utama dan Santoso Widjojo sebagai Komisaris Independen. Posisi tersebut kemudian diisi oleh Ivan Zuchly sebagai Komisaris Utama baru dan Julius Sardi sebagai Komisaris Independen baru.

Mundur lebih jauh ke belakang, MKNT juga pernah mengambil keputusan strategis pada RUPS Luar Biasa (RUPSLB) tahun 2017. Kala itu, pemegang saham memberikan persetujuan untuk melakukan rights issue atau penerbitan saham baru. Tujuannya adalah untuk menambah modal kerja perusahaan.

Kini, fokus perseroan kembali pada ekspansi bisnis melalui pinjaman baru tersebut. Direktur Utama MKNT, Jefri Junaedi merinci fasilitas pinjaman yang diterima. Perseroan menerima dana dari MCP sebesar Rp 154,9 miliar dengan tenor enam bulan hingga 30 Juni 2026.

Selain itu, MKNT memperoleh fasilitas dari HBEH senilai Rp 668 miliar. Jangka waktunya sama, yakni hingga 30 Juni 2026. Menariknya, pinjaman dari HBEH ini tanpa bunga. Hal ini memberikan ruang likuiditas yang lebih longgar bagi perseroan.

“Dana hasil pinjaman ini akan difokuskan untuk mendukung aksi akuisisi strategis. Sebesar Rp154,9 miliar dialokasikan untuk pengambilalihan 99,99% saham PT Radja Udang Malingping (RUM), berdasarkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) antara MKNT selaku pembeli dengan PT Mazon Bumi Mining,” jelas Jefri, Selasa (6/1).

Sisa dana pinjaman senilai Rp 668 miliar akan dipakai untuk membeli PT Citra Baru Steel (CBS). Perjanjian akuisisi dilakukan antara MKNT dengan Headwell Investment Limited sebagai penjual.

Jefri menyebut langkah ini penting untuk menjaga kesinambungan usaha. Namun, transaksi ini masih bersifat kondisional. Kesepakatan baru efektif setelah seluruh syarat dalam perjanjian terpenuhi.

“Dengan dukungan pendanaan yang solid, MKNT optimistis aksi korporasi ini akan membuka sumber pertumbuhan baru sekaligus memperkuat fondasi bisnis Perseroan di masa mendatang,” tutupnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Komposisi Pemegang Saham BRMS Akhir 2025: Investor Sugiman Halim Genggam 7,45%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)...

Ekspansi Rumah Tapak, Pengendali Diamond Citra (DADA) Akuisisi PKSI Rp174,8 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Karya Permata Inovasi Indonesia Tbk...

UBS AG London Lepas 289,6 Juta Saham BUMI, Raup Rp133,81 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – UBS AG London mengurangi porsi kepemilikan...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru