Kasus Gagal Bayar Dana Syariah Indonesia Capai Rp1,4 Triliun, OJK Buka Suara soal Dana Nasabah
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendalami kasus dugaan gagal bayar PT Dana Syariah Indonesia (DSI). Nilai gagal bayar tersebut ditaksir mencapai Rp1,4 triliun. Saat ini, D...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendalami kasus dugaan gagal bayar PT Dana Syariah Indonesia (DSI). Nilai gagal bayar tersebut ditaksir mencapai Rp1,4 triliun. Saat ini, DSI telah resmi masuk dalam status pengawasan khusus OJK.
Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, memberikan keterangannya. Ia menyebut pemeriksaan mendalam terhadap transaksi perusahaan masih berjalan.
“Sejak 2 Desember 2025, DSI berada dalam pengawasan khusus dan pemeriksaan khusus masih berlangsung, termasuk pendalaman transaksi dan kepatuhan terhadap ketentuan,” ujar Agusman, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (10/1/2026).
Regulator telah menjatuhkan 15 sanksi kepada DSI hingga akhir Desember 2025. Sanksi administratif ini meliputi peringatan tertulis, denda, hingga pembatasan kegiatan usaha. Langkah tegas ini merujuk pada aturan POJK 40/2024.
Terkait upaya pengembalian dana nasabah, DSI saat ini sedang menginventarisasi aset-aset yang dikuasai. Aset tersebut nantinya akan digunakan sebagai sumber dana pembayaran kepada para lender. OJK juga terus memantau ketersediaan dana segar dari pihak manajemen.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Alhamdulillah! Laba Bersih Bank Panin Dubai Syariah (PNBS) Melejit 209% di Semes...
- Kasus Dana Syariah Indonesia, OJK Ungkap Hasil Pemeriksaan Khusus dan Serahkan I...
- Pemerintah Gelar Lelang Sukuk Negara Pekan Depan, Target Serap Dana Rp10 Triliun
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem