Kembangkan Baterai EV, ANTM dan HKCBL Teken Perjanjian Jual Beli Saham
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan Hong Kong CBL Limited (HKCBL) telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (Conditional Share Purchase Agreement/CSPA) atas se...
Selanjutnya, ANTM dan HKCBL akan melaksanakan penandatanganan akta jual beli saham, dan ANTM tetap menjadi pemegang saham pengendali SDA sesuai ketentuan PSAK 65 sehingga tidak mengubah status SDA sebagai anak usaha ANTM. “Ke depannya, pelaksanaan proyek pengembangan ekosistem EV battery diharapkan dapat memberikan nilai tambah yang positif kepada Perseroan, mengembangkan skala usaha Perseroan, serta mendukung pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik terintegrasi di Indonesia,” ujarnya.
HKCBL merupakan anak perusahaan dari Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co. Ltd (CBL). Sedmentara SDA merupakan entitas anak usaha perseroan yang memiliki IUP di Halmahera Timur, Maluku Utara.
- 1
- 2
- RUPST ICON Putuskan Tak Bagikan Dividen Tahun 2025
- MDIA Buka Suara soal Volatilitas Saham, Ungkap VIVA Alihkan 1 Miliar Saham
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- Samuel Sekuritas Tambah Kepemilikan di NSSS Jadi 25,18% Usai Transaksi Repo
- Mitra International (MIRA) Jual Aset Rp55 Miliar, Likuiditas dan Modal Kerja Men...
- RUPST ICON Putuskan Tak Bagikan Dividen Tahun 2025
- MDIA Buka Suara soal Volatilitas Saham, Ungkap VIVA Alihkan 1 Miliar Saham
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- Samuel Sekuritas Tambah Kepemilikan di NSSS Jadi 25,18% Usai Transaksi Repo
- Mitra International (MIRA) Jual Aset Rp55 Miliar, Likuiditas dan Modal Kerja Men...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- NIRO Bakal Lepas Salah Satu Lini Usaha Entitas Anak, Ini Tujuannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran