Kewajiban Neto Investasi Internasional Indonesia Turun Jadi USD227,6 Miliar, Ini Penyebabnya
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Posisi Investasi Internasional (PII) Indonesia pada triwulan I 2026 mencatat perbaikan dengan penurunan kewajiban neto dibandingkan periode sebelumnya. Bank Indonesia (BI) m...
Posisi investasi portofolio dan investasi lainnya juga menurun sejalan dengan pembayaran surat utang sektor swasta serta pinjaman luar negeri yang telah jatuh tempo.
Selain itu, posisi KFLN turut dipengaruhi pelemahan harga saham dan penguatan dolar AS terhadap mayoritas mata uang global, termasuk Rupiah.
Bank Indonesia menilai perkembangan PII Indonesia pada triwulan I 2026 tetap terjaga dan mendukung ketahanan sektor eksternal.
Hal tersebut tercermin dari rasio PII Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB) yang mencapai 15,5% pada triwulan I 2026. Rasio tersebut lebih rendah dibandingkan 18,9% pada triwulan IV 2025.
Selain itu, struktur kewajiban PII Indonesia masih didominasi instrumen berjangka panjang dengan porsi 92,5%, terutama dalam bentuk investasi langsung.
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- BRI Peduli Perkuat Peternak Sapi Perah di Malang, Produksi dan Nilai Tambah Susu...
- Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Mi...
- BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Literasi Keuangan dan Kewirausahaan, Siapkan Usa...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...