Khalid Al-Sada Mundur dari Komisaris Bank QNB Indonesia, Kandidat Pengganti Sudah Siap

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Bank QNB Indonesia Tbk (BKSW) mengumumkan, pengunduran diri  Khalid Al-Sada selaku Komisaris bank swasta tersebut.

Direktur Utama BKSW Nick Groene dalam pengumuman, Jumat 10 April 2026 mengatakan, pihaknya telah menerima surat pengunduran diri  Khalid Al-Sada dari jabatan Komisaris Perseroan pada tanggal 9  April 2026.

Menurut Nick, pengunduran diri Khalid Al-Sada akan berlaku efektif sejak mengikuti  Rapat Umum Pemegang Tahunan (RUPST) Perseroan tahun 2026.

Nick menegaskan bahwa pengunduran diri yang bersangkutan tidak memiliki dampak terhadap kegiatan operasional dan kelangsungan usaha Perseroan. “Ini dikarenakan pemegang saham pengendali BKSW telah merekomendasikan Kandidat Komisaris untuk mengikuti uji kemampuan dan kepatutan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Nick.

Pada 2025, BKSW membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp50,8 miliar. Kredit yang disalurkan tumbuh 18% dan dana pihak ketiga atau DPK naik 11% pada 2025. Jumlah aset BKSW meningkat 3% menjadi Rp13,2 triliun pada 2025, dari Rp12,9 triliun tahun 2024. Adapun rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) bruto BKSW  menurun menjadi 2,2% pada 2024,  dari 2,7% pada tahun 2024.

Sekedar informasi, PT Bank QNB Indonesia Tbk (BKSW) merupakan bagian dari QNB Group, bank terbesar di kawasan Timur Tengah dan Afrika. Bank tersebut didirikan di Medan pada tahun 1913 dengan nama NV Chunghwa Sangyeh Maatschappij. Sebagai bank internasional, QNB menawarkan produk dan layanan perbankan untuk korporasi dan segmen ritel kelas atas. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Diversifikasi Bisnis, Mandom Indonesia Tambah Bidang Usaha Baru Penyewaan Gudang

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  Manajemen PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) mengumumkan, Perseroan...

BEI: Transparansi Saham HSC Bakal Dongkrak Kepercayaan Investor Global

STOCKWATCH.ID, Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai pengumuman...

Setahun di Papan Pemantauan Khusus, BEI Lanjutkan Suspensi Saham BIMA

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk melanjutkan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru